 |
| Para Jemaah haji Kota Banjarbaru mengikuti prosesi pelepasan di Aula Gawi Sabarataan yang dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru serta perwakilan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Banjarbaru (Dok. Ist) |
SATUHABAR.COM, KALSEL - BANJARBARU – Momen penuh haru mewarnai pelepasan ratusan jemaah calon haji asal Banjarbaru, Rabu (6/5/2026). Isak tangis dan lambaian tangan keluarga mengiringi keberangkatan para tamu Allah yang memulai perjalanan spiritual menuju Tanah Suci.
Sebelum bertolak, para jemaah mengikuti seremoni pelepasan di Aula Gawi Sabarataan yang dihadiri jajaran Pemerintah Kota Banjarbaru serta perwakilan Kementerian terkait. Suasana khidmat terasa saat doa-doa dipanjatkan untuk keselamatan dan kelancaran ibadah.
Sebanyak 183 jemaah kemudian diberangkatkan dari halaman Balai Kota menggunakan sembilan armada bus menuju Embarkasi Haji Banjarmasin. Rinciannya terdiri dari 108 laki-laki dan 75 perempuan.
Dari jumlah tersebut, jemaah tertua berusia 83 tahun, sementara yang termuda baru berusia 19 tahun. Perbedaan usia itu mencerminkan semangat yang sama, yakni memenuhi panggilan ibadah haji setelah penantian panjang.
Nantinya, jemaah asal Banjarbaru akan tergabung dalam Kloter 10 bersama rombongan dari Kabupaten Banjar, dengan total sekitar 360 orang serta didampingi petugas haji.
Pesan dari Wali Kota Erna Lisa Halaby yang disampaikan melalui Sekretaris Daerah Sirajoni menekankan pentingnya menjaga niat dan kekhusyukan selama menjalankan ibadah.
“Kesempatan ini adalah panggilan mulia. Jalani setiap rangkaian ibadah dengan sungguh-sungguh, jaga kesehatan, dan patuhi arahan petugas,” pesannya.
Selain itu, para jemaah juga diingatkan untuk menjaga nama baik daerah dan Indonesia di tengah pergaulan dengan jutaan umat Muslim dari berbagai negara di Tanah Suci.
Tak hanya itu, pemerintah daerah turut menitipkan doa agar para jemaah mendoakan Banjarbaru agar tetap aman, damai, dan sejahtera.
Setibanya di embarkasi, para jemaah dijadwalkan menjalani masa persiapan sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi pada Kamis (7/5/2026).
Dengan penuh harapan, keberangkatan ini diharapkan menjadi perjalanan ibadah yang lancar dan membawa para jemaah kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. (*)
(yus/satuhabar)