Bebie Serukan Peran Aktif Masyarakat Cegah Peredaran Narkoba

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie


SATUHABAR.COM, KALTENG - PURUK CAHU - Upaya pemberantasan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum dan pemerintah semata. Keterlibatan seluruh lapisan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah dan memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di Kabupaten Murung Raya.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, yang mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar sebagai langkah awal mencegah penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, masyarakat memiliki posisi strategis dalam mendeteksi potensi peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Informasi dari warga dapat membantu aparat melakukan langkah pencegahan dan penanganan secara lebih cepat sebelum masalah berkembang semakin luas.

“Peran masyarakat sangat dibutuhkan. Jika ada aktivitas yang dianggap mencurigakan, sebaiknya segera dilaporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Politisi PDI Perjuangan tersebut menegaskan bahwa langkah pencegahan harus menjadi prioritas utama dalam perang melawan narkoba. Ia menilai upaya edukasi yang dilakukan secara konsisten akan lebih efektif dalam melindungi masyarakat, terutama kalangan generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan zat terlarang.

Bebie mengingatkan bahwa dampak narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan seseorang, memicu tindakan kriminal, hingga mengganggu stabilitas sosial di lingkungan masyarakat. Karena itu, kesadaran kolektif untuk menolak narkoba perlu terus dibangun melalui berbagai program sosialisasi dan kampanye edukatif.

Ia juga mendorong keterlibatan berbagai elemen, mulai dari lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat untuk menjadi garda terdepan dalam memberikan pemahaman tentang bahaya narkotika kepada anak-anak dan remaja.

Menurutnya, pembinaan karakter, penguatan nilai keagamaan, serta kegiatan positif bagi generasi muda dapat menjadi benteng yang efektif untuk mencegah mereka terpengaruh lingkungan negatif.

Lebih lanjut, Bebie berharap terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman serta bebas dari ancaman narkoba.

“Pencegahan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Jika seluruh elemen masyarakat memiliki komitmen yang sama, saya optimistis Murung Raya dapat menjadi daerah yang lebih sehat, aman, dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.

Dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat, upaya menciptakan Murung Raya yang bersih dari narkoba diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, sekaligus melindungi generasi muda sebagai aset pembangunan daerah di masa depan. (*)


(faidh/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama