BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir dan Angin Kencang di Kalimantan Selatan Hingga Awal Juni 2026

Awan mendung terlihat di Sungai Margasari, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Senin (5/6/2023). (Dok. Antara/Bayu Pratama S.)


SATUHABAR.COM, KALSEL - Banjarbaru - BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Selatan dalam periode 27 Mei hingga 2 Juni 2026 didominasi cuaca cerah berawan hingga hujan ringan. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi hujan sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah daerah.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo melalui prakirawan Ruth Mandasari menyampaikan suhu udara di Kalimantan Selatan selama sepekan ke depan diperkirakan berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat celcius dengan tingkat kelembapan antara 50 sampai 98 persen.

Sementara itu, arah angin diprediksi bertiup dari timur laut hingga selatan dengan kecepatan berkisar 5 sampai 25 kilometer per jam.

“Secara umum cuaca masih didominasi kondisi cerah berawan hingga hujan ringan. Namun masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan sedang yang disertai kilat atau petir dan angin kencang di beberapa wilayah,” ujar Ruth, Selasa (26/5/2026).

BMKG memprediksi wilayah Kalimantan Selatan bagian utara seperti Tabalong, Balangan dan Hulu Sungai Utara berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang pada 27 sampai 29 Mei 2026.

Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di wilayah timur Kalimantan Selatan seperti Kotabaru dan Tanah Bumbu, kemudian wilayah selatan seperti Tanah Laut, hingga daerah barat meliputi Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Barito Kuala, Kabupaten Banjar, Banjarmasin dan Banjarbaru.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan sedang disertai petir dan angin kencang yang diperkirakan terjadi pada malam hingga dini hari 27 Mei 2026 di wilayah Hulu Sungai Utara, Balangan dan Tabalong.

Selain itu, potensi cuaca ekstrem juga diprakirakan terjadi pada 29 Mei 2026 siang hingga sore dan dini hari di sejumlah daerah seperti Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Tabalong, Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Di sektor perairan, BMKG meminta nelayan dan operator transportasi laut meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang mencapai 2,5 meter di perairan Tanah Laut dan Kotabaru pada 2 Juni 2026.

BMKG juga mengingatkan masyarakat pesisir mengenai potensi pasang maksimum air laut di perairan Kotabaru pada 1 hingga 2 Juni 2026 pagi hari dengan ketinggian mencapai 2,9 meter.

Sementara itu, pasang maksimum di Perairan Sungai Barito diperkirakan terjadi pada 27 Mei serta 1 dan 2 Juni 2026 dengan ketinggian antara 2,5 hingga 2,7 meter.

Ruth menambahkan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan selama masa peralihan musim hujan menuju musim kemarau karena perubahan cuaca dapat terjadi secara cepat, dari kondisi panas menjadi hujan lebat disertai angin kencang dalam waktu singkat.

Selain waspada terhadap cuaca ekstrem, masyarakat juga diimbau menjaga kesehatan, tidak membakar sampah sembarangan, menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah demam berdarah, serta mulai menghemat dan memanen air hujan sebagai persiapan menghadapi musim kemarau. (*)


(yus/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama