| Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kotim, Legendaria Okta Bellary Nusaku, menghadiri peringatan HUT ke-76 IGTKI dan Hari Kartini di Taman Kota Sampit, Sabtu (9/5/2026). |
SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) yang dirangkai dengan peringatan Hari Kartini di Taman Kota Sampit, Sabtu (9/5/2026).
Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kotim, Legendaria Okta Bellary Nusaku, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara IGTKI bersama Pemerintah Kabupaten Kotim dan Bunda PAUD Kotim dalam mendukung pendidikan anak usia dini.
Menurutnya, kegiatan yang dikemas melalui lomba mewarnai dan fashion show tersebut tidak hanya menjadi ajang kreativitas anak, tetapi juga sarana pembelajaran di luar ruang kelas.
“Untuk kegiatan hari ini diselenggarakan bersama dari IGTKI sebagai mitra pemerintah daerah, terutama bersama Bunda PAUD. Ada fashion show dan lomba mewarnai dalam rangka HUT IGTKI ke-76 dan peringatan Hari Kartini,” ujarnya.
Ia menilai konsep belajar di ruang terbuka mampu memberikan suasana baru bagi anak-anak sehingga dapat meningkatkan semangat belajar mereka.
“Kalau di dalam kelas mungkin suasananya itu-itu saja, tetapi ketika anak-anak belajar sambil melihat suasana luar, minat dan gairah belajar mereka bisa lebih tumbuh,” katanya.
Legendaria berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari metode pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik PAUD dan TK di Kotim.
Selain mengapresiasi kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan Kotim juga menegaskan komitmennya dalam memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik PAUD melalui pemberian insentif tahunan.
Menurut Legendaria, meskipun pada tahun 2026 pemerintah daerah menghadapi efisiensi anggaran, insentif bagi guru PAUD tetap diupayakan agar terus diberikan.
“Untuk kesejahteraan guru PAUD, pemerintah daerah tetap memberikan insentif setiap tahun. Tentunya disesuaikan dengan kemampuan daerah, apalagi saat ini ada efisiensi anggaran, tetapi kami tetap berupaya agar mereka menerima,” jelasnya.
Ia menerangkan bahwa saat ini proses pengumpulan berkas pencairan insentif masih berlangsung hingga 10 Mei 2026. Program tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap tenaga pendidik anak usia dini.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa insentif tidak hanya diberikan kepada guru PAUD negeri, tetapi juga tenaga pendidik dari sekolah swasta maupun yayasan yang telah memenuhi persyaratan administrasi, termasuk tercatat minimal dua tahun dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
“Bagi guru swasta juga mendapatkan, asalkan sudah memenuhi ketentuan administrasi. Program ini berjalan setiap tahun sebagai bentuk dukungan pemerintah kepada guru PAUD,” ungkapnya.
Ia menambahkan, besaran insentif di setiap daerah berbeda karena menyesuaikan kemampuan anggaran masing-masing pemerintah daerah. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur disebut tetap mengalokasikan anggaran khusus untuk mendukung program tersebut pada tahun 2026.(*)
(sal/satuhabar)