Orasi Ilmiah di Wisuda UIN Palangka Raya, Rahmanto Dorong Lulusan Siap Hadapi Persaingan Global

Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, saat menyampaikan orasinya dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana ke-40 dan Magister ke-17 Tahun Akademik 2025/2026 di Universitas Islam Negeri Palangka Raya, Kamis (30/4/2026). (Dok. Diskominfo SP Mura)


SATUHABAR.COM, KALTENG - PALANGKA RAYA – Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menghadiri pelaksanaan Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana ke-40 dan Magister ke-17 Tahun Akademik 2025/2026 di Universitas Islam Negeri Palangka Raya, Kamis (30/4/2026).

Sebanyak 328 mahasiswa dari berbagai jurusan resmi menyandang gelar akademik pada prosesi wisuda yang berlangsung di aula utama kampus tersebut. Acara turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi, tokoh agama, instansi vertikal, pihak perbankan, hingga keluarga para wisudawan.

Rektor UIN Palangka Raya, Ahmad Dakhoir, mengatakan bahwa momentum wisuda menjadi awal perjalanan baru bagi lulusan untuk berkontribusi di tengah masyarakat.

Ia menegaskan, gelar akademik yang diperoleh tidak hanya menjadi simbol keberhasilan pendidikan, tetapi juga amanah untuk memberikan manfaat bagi daerah dan bangsa.

Dalam kesempatan yang sama, sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Darliansjah, menekankan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi perkembangan dunia yang semakin dinamis.

Menurutnya, lulusan perguruan tinggi dituntut memiliki kemampuan beradaptasi, terus mengembangkan diri, dan mampu menghadapi persaingan global dengan inovasi serta kreativitas.

Rahmanto Muhidin yang juga menjabat Ketua Alumni UIN Palangka Raya turut menyampaikan orasi ilmiah di hadapan para lulusan. Dalam pemaparannya, ia mengingatkan pentingnya penguasaan kemampuan berpikir kritis, sistematis, analitis, dan adaptif sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Ia menyebut tantangan di era modern menuntut lulusan untuk lebih proaktif dalam menciptakan peluang dan tidak hanya bergantung pada kesempatan yang ada.

Selain prosesi wisuda, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Murung Raya dan UIN Palangka Raya. Kesepakatan itu difokuskan pada penguatan kerja sama di bidang pendidikan, riset, serta pengabdian kepada masyarakat guna mendukung pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Suasana haru turut mewarnai jalannya wisuda ketika doa bersama dipanjatkan untuk seorang calon wisudawati yang meninggal dunia sebelum prosesi berlangsung. Momen tersebut menjadi refleksi bagi para peserta tentang arti perjuangan, rasa syukur, dan pentingnya mengamalkan ilmu demi kepentingan masyarakat luas. (*)


(nash/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama