Pemkab Murung Raya Gelar FGD Optimalisasi PAD, Fokus Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah

Asisten I Setda Kabupaten Murung Raya Rahmat K. Tambunan, bersama perangkat daerah terkait, saat mengikuti menggelar Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi PAD di Aula A Kantor Bupati Murung Raya, Senin (11/5/2026).


SATUHABAR.COM, KALTENG - PURUK CAHU - Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus berupaya meningkatkan kemandirian fiskal melalui penguatan pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi PAD di Aula A Kantor Bupati Murung Raya, Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Murung Raya Heriyus yang diwakili Asisten I Setda Kabupaten Murung Raya Rahmat K. Tambunan.

Dalam sambutannya, Rahmat K. Tambunan menyampaikan FGD menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk menggali berbagai potensi sumber pendapatan yang dapat dikembangkan secara optimal.

Menurutnya, peningkatan PAD memiliki peran strategis dalam memperkuat kemampuan keuangan daerah sehingga pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan lebih maksimal.

“Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman, strategi, dan solusi dalam mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Murung Raya,” ujarnya.

Ia juga berharap kehadiran para narasumber dan peserta diskusi dapat menghasilkan masukan konstruktif guna memperkuat sistem pengelolaan pendapatan daerah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

FGD tersebut menjadi forum diskusi antara pemerintah daerah, narasumber, dan peserta dalam membahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan pajak daerah, retribusi, hingga sumber pendapatan lainnya yang berpotensi menambah PAD.

Selain membahas optimalisasi pendapatan, kegiatan juga diarahkan untuk memperkuat koordinasi antarperangkat daerah agar pengelolaan potensi ekonomi daerah dapat dilakukan secara lebih terintegrasi.

Pemerintah Kabupaten Murung Raya optimistis melalui penguatan strategi PAD, daerah akan semakin mampu meningkatkan kemandirian fiskal sekaligus mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (*)


(faidh/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama