SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Bazar Swalayan UMKM di kawasan Pasar Eks Mentaya, Jalan Yos Sudarso, Sampit, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan Polri terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.
Bazar yang dibuka langsung oleh Bupati Kotim Halikinnor tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga menjadi upaya mempererat hubungan Polri dengan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain mengatakan bahwa terciptanya situasi yang aman dan kondusif tidak terlepas dari kondisi ekonomi masyarakat yang baik. Karena itu, Polri turut mengambil peran dalam mendukung pertumbuhan usaha masyarakat.
“Polri tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat. Kondisi keamanan suatu wilayah sangat berkaitan dengan keadaan ekonomi masyarakatnya. Karena itu kami ingin ikut berkontribusi dalam mendorong perkembangan usaha lokal,” katanya.
Menurut Resky, bazar UMKM ini memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada masyarakat yang lebih luas. Selain meningkatkan promosi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan penjualan dan memperluas akses pasar bagi UMKM.
Ia menegaskan, pada usia ke-80 tahun, Polri terus berupaya hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan masyarakat, termasuk dalam mendukung pembangunan ekonomi. UMKM dinilai sebagai sektor yang memiliki peran penting karena terbukti mampu bertahan di tengah berbagai tantangan ekonomi.
“UMKM merupakan salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Karena itu perlu dukungan bersama agar usaha mereka terus berkembang, kualitas produk meningkat, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai dari pemerintah daerah, panitia pelaksana, hingga para pelaku UMKM yang berpartisipasi.
Ia berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin guna mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Mari bersama-sama mendukung produk lokal dengan membeli dan mempromosikan hasil karya pelaku usaha daerah kita sendiri. Dengan begitu, ekonomi masyarakat akan semakin kuat,” ajaknya.
Resky menambahkan, penguatan ekonomi lokal menjadi langkah penting dalam meningkatkan daya saing masyarakat di tengah dinamika ekonomi saat ini. Oleh sebab itu, Polri berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi perkembangan UMKM dan kesejahteraan masyarakat.(*)
(sal/satuhabar)