![]() |
| Foto Ilustrasi |
SATUHABAR.COM, KALTENG - PALANGKA RAYA – Warga Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam kamar kosnya, Jumat (12/6/2026).
Korban diketahui berinisial OPU (32), seorang karyawan swasta yang tinggal di salah satu rumah kos di kawasan tersebut. Jenazahnya ditemukan dalam kondisi tergeletak di kamar nomor 9 setelah beberapa pihak berupaya mencari keberadaannya.
Peristiwa ini bermula ketika rekan kerja korban merasa curiga karena OPU tidak masuk kerja dan tidak dapat dihubungi seperti biasanya. Kekhawatiran tersebut kemudian disampaikan kepada keluarga korban yang selanjutnya melakukan pengecekan ke tempat tinggalnya.
Saat tiba di lokasi, keluarga bersama sejumlah saksi berusaha memanggil korban dengan mengetuk pintu kamar. Namun, tidak ada respons dari dalam. Setelah dilakukan pemeriksaan dari luar kamar, korban terlihat dalam posisi terbaring sehingga kondisi tersebut segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Menerima laporan warga, personel Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palangka Raya bersama piket fungsi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Pamapta III SPKT Polresta Palangka Raya, Ipda M. Abrar, mewakili Kapolresta Palangka Raya, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat.
"Setiap laporan yang masuk akan kami tindak lanjuti secara cepat sesuai prosedur. Petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan langkah-langkah awal kepolisian dan mengumpulkan informasi yang diperlukan," ujarnya.
Di lokasi kejadian, petugas melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP), mengidentifikasi korban dan saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan Unit Inafis Satreskrim Polresta Palangka Raya guna melaksanakan olah TKP secara menyeluruh.
Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Pemeriksaan medis dan visum dilakukan guna membantu mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman dan mengumpulkan berbagai keterangan terkait peristiwa tersebut. Aparat belum memberikan kesimpulan mengenai penyebab kematian dan menegaskan proses penyelidikan masih berlangsung.
Penemuan tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar lokasi kos yang berharap hasil penyelidikan dapat segera memberikan kejelasan terkait peristiwa tersebut. (*)
(dho/satuhabar)
