![]() |
| Seleksi Kepala Sekolah dan Guru Berprestasi Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Disdikbud Murung Raya, Rabu (22/7/2026). |
SATUHABAR.COM, KALTENG - MURUNG RAYA – Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mulai menjaring guru dan kepala sekolah terbaik untuk mewakili daerah pada seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Penjaringan itu dilakukan melalui Seleksi Kepala Sekolah dan Guru Berprestasi Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Disdikbud Murung Raya, Rabu (22/7/2026).
Puluhan guru dan kepala sekolah dari jenjang PAUD, SD hingga SMP mengikuti seleksi yang berlangsung selama tiga hari, 22–24 Juli 2026. Kegiatan tersebut dibuka Koordinator Pengawas Sekolah SMP Kabupaten Murung Raya, Alpian, yang mewakili Bupati Murung Raya Heriyus.
Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Murung Raya, Nuryeni, mengatakan seleksi tersebut tidak hanya untuk menentukan pemenang. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan sekaligus penghargaan bagi tenaga pendidik yang menunjukkan kinerja dan dedikasi terbaik.
“Ini menjadi ruang untuk mengapresiasi guru dan kepala sekolah yang berprestasi,” kata Nuryeni.
Dari seluruh peserta, nantinya dipilih enam orang terbaik dari tiga jenjang pendidikan untuk membawa nama Murung Raya dalam Seleksi Kepala Sekolah dan Guru Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya.
Menurut Nuryeni, proses seleksi juga diarahkan untuk membentuk tenaga pendidik yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi memiliki karakter sebagai aparatur sipil negara yang profesional, disiplin dan berintegritas.
“Yang kita cari bukan hanya prestasi, tetapi juga integritas dan profesionalitas,” ujarnya.
Dalam sambutan Bupati Murung Raya Heriyus yang dibacakan Alpian, guru dan kepala sekolah disebut memiliki posisi penting dalam menentukan kualitas pendidikan. Karena itu, peningkatan kapasitas tenaga pendidik menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Guru adalah bagian penting dalam meningkatkan mutu pendidikan,” kata Heriyus dalam sambutan tertulisnya.
Heriyus menilai seleksi tersebut bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan gelar terbaik. Menurutnya, ajang itu merupakan bentuk penghargaan atas kerja dan pengabdian para pendidik dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
“Jadikan seleksi ini sebagai ruang untuk belajar dan berbagi pengalaman,” pesannya kepada peserta.
Ia juga mendorong peserta untuk terus mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam menjalankan tugas. Guru dan kepala sekolah yang mengikuti seleksi diharapkan tidak berhenti pada pencapaian pribadi, tetapi mampu menjadi contoh bagi lingkungan pendidikan masing-masing.
“Teruslah menjadi teladan bagi peserta didik dan lingkungan sekolah,” ujar Heriyus.
Seleksi tersebut diikuti jajaran Disdikbud, dewan juri, pengawas sekolah dan para peserta. Selain menjadi ajang mencari wakil Murung Raya ke tingkat provinsi, kegiatan ini diharapkan mendorong lahirnya tenaga pendidik yang semakin kompeten serta mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat. (*)
(faidh/satuhabar)
