Kaesang Lantik Pengurus PSI Kalsel, Targetkan Struktur Partai hingga Tingkat RT

Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep, melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Kalimantan Selatan,  di Hotel Grand Maya Banjarbaru, Selasa (7/7/2026). (Dok. P. Silitonga/Borneotrend) 


SATUHABAR.COM, KALSEL - BANJARBARU – Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep, resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Kalimantan Selatan serta pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Pelantikan yang berlangsung di Hotel Grand Maya Banjarbaru, Selasa (7/7/2026), dirangkai dengan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang dihadiri ratusan kader dan pengurus partai.

Dalam kesempatan tersebut, Kaesang menekankan pentingnya memperkuat infrastruktur organisasi hingga ke lapisan masyarakat paling bawah. Menurutnya, keberhasilan partai dalam menghadapi kontestasi politik mendatang sangat bergantung pada soliditas dan kelengkapan struktur kepengurusan di seluruh wilayah.

Ia mengapresiasi capaian PSI Kalimantan Selatan yang telah membentuk sebagian besar Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Namun, Kaesang menilai pekerjaan organisasi belum selesai dan harus terus diperluas hingga menjangkau tingkat lingkungan terkecil.

“Saya minta pembentukan struktur bisa sampai ke tingkat paling bawah. Kalau bisa sampai koordinator RT. Itu memang tidak mudah, tetapi harus dilakukan,” tegas Kaesang di hadapan para kader.

Putra Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu menargetkan seluruh struktur partai telah terbentuk secara menyeluruh sebelum memasuki tahapan Pemilu 2029. Dengan organisasi yang kuat dan terstruktur, PSI diyakini mampu meningkatkan daya saing politik di tingkat nasional maupun daerah.

Selain membahas penguatan organisasi, Kaesang juga menyoroti perubahan identitas PSI yang kini mengusung simbol baru berupa logo gajah. Ia menyebut transformasi tersebut menjadi bagian dari langkah pembaruan partai untuk menarik lebih banyak tokoh dan elemen masyarakat bergabung.

“Agar partai-partai lain melihat bahwa PSI saat ini sudah berbeda. Ini adalah PSI yang baru dengan logo gajah, dan kita siap menghadapi serta memenangkan Pemilu 2029,” ujarnya.

Meski fokus pada konsolidasi internal, Kaesang mengingatkan kader agar tidak melupakan peran utama partai politik sebagai jembatan aspirasi masyarakat. Ia meminta seluruh pengurus terus aktif turun ke lapangan untuk mendengar berbagai persoalan yang dihadapi warga.

“Partai itu harus hadir di tengah masyarakat. Terlepas kita tidak punya anggota dewan atau apa pun, kehadiran kita untuk mendengarkan keluh kesah mereka adalah manfaat terbesar bagi masyarakat. Saya minta kita harus bisa mendengar, mendengar, dan mendengar,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW PSI Kalimantan Selatan, Mustohir Arifin yang akrab disapa Haji Imus, mengungkapkan bahwa kepengurusan PSI saat ini telah terbentuk di seluruh 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.

Menurutnya, pengembangan organisasi di tingkat kecamatan juga menunjukkan progres yang signifikan. Hingga saat ini, PSI telah membentuk 139 DPC dari total 156 kecamatan yang ada di Kalimantan Selatan.

“Insya Allah dalam satu bulan ke depan pembentukan DPC bisa rampung 100 persen di seluruh 156 kecamatan,” ujar Haji Imus.

Ia menambahkan, Rakorwil menjadi momentum penting untuk menyatukan visi, memperkuat soliditas kader, sekaligus menyusun strategi politik menghadapi Pemilu 2029. Dalam forum tersebut, kader PSI Kalsel juga menyampaikan harapan agar Joko Widodo dapat mengisi posisi Ketua Dewan Pembina DPP PSI sebagai bagian dari penguatan arah dan konsolidasi partai ke depan. (*)


(yus/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama