![]() |
| Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Tuti Marheni |
SATUHABAR.COM, KALTENG - PURUK CAHU - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Kabupaten Murung Raya di kancah nasional. Kabar keberhasilan meraih Penghargaan Tunas Inspirasi dalam ajang Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) 2026 ini pun disambut hangat oleh Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Tuti Marheni.
Politisi Partai NasDem tersebut menilai penghargaan bergengsi itu bukan sekadar simbol seremonial, melainkan cerminan nyata dari konsistensi dan keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan sektor pendidikan di daerah yang dijuluki Bumi Intung Pahut tersebut.
"Penghargaan ini menjadi bukti bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam memajukan sektor pendidikan telah mendapat pengakuan di tingkat nasional. Tentu saja prestasi yang membanggakan ini tidak boleh berhenti di sini, melainkan harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi," kata Tuti, Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, capaian tersebut sepatutnya menjadi pelecut semangat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus berbenah, terutama dalam mewujudkan pemerataan mutu layanan pendidikan hingga ke wilayah-wilayah terpencil dan pelosok desa yang selama ini kerap tertinggal.
Tak hanya memberi apresiasi, Tuti juga menegaskan komitmen DPRD Murung Raya untuk terus mengawal kebijakan eksekutif dalam memprioritaskan alokasi anggaran pendidikan. Dukungan ini secara khusus diarahkan bagi satuan pendidikan di wilayah terluar, agar anak-anak di sana turut merasakan layanan pendidikan yang setara, merata, dan berkualitas seperti daerah lainnya.
Di tengah bayang-bayang tantangan penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) yang diproyeksikan terjadi pada 2026, DPRD berkomitmen mengawal ketat setiap kebijakan strategis yang diambil pemerintah daerah. Salah satu langkah yang tengah didorong adalah memperkuat kemitraan dengan dunia usaha dan sektor swasta demi menjaga keberlanjutan pembangunan di sektor pendidikan.
Lebih lanjut, melalui agenda reses yang rutin digelar, Tuti memastikan para anggota dewan akan terus turun langsung ke lapangan guna menyerap berbagai aspirasi masyarakat. Seluruh masukan yang terkumpul nantinya akan dirumuskan menjadi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD sebagai acuan penyusunan program pembangunan daerah yang tepat sasaran.
"Melalui reses, kami akan terus menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan peningkatan infrastruktur dan pendidikan, agar dapat direalisasikan sesuai kebutuhan nyata di lapangan," pungkas Tuti. (*)
(faidh/satuhabar)
