Komisi III DPRD Kotim Setujui Tambahan Rp454 Juta untuk Operasional BPBD

Komisi III DPRD Kotim menyetujui tambahan anggaran Rp454 juta untuk mendukung operasional BPBD hingga akhir 2026, khususnya dalam penanganan bencana Karhutla.


SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyetujui tambahan anggaran sebesar Rp454 juta untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam pembahasan APBD Perubahan 2026.

Ketua Komisi III DPRD Kotim, Dadang Siswanto, mengatakan tambahan anggaran tersebut sebelumnya telah disetujui oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebelum dibahas bersama DPRD.

Menurutnya, tambahan tersebut diperlukan untuk mendukung kebutuhan operasional BPBD hingga akhir tahun 2026, khususnya dalam menghadapi kondisi bencana yang masih berlangsung di Kotim.

“Ada Rp454 juta yang dibutuhkan oleh BPBD dan itu sudah disetujui oleh TAPD sebelum dibawa ke DPRD, dalam rangka untuk ketersediaan operasional sampai tutup tahun 2026,” kata Dadang saat pembahasan bersama BPBD Kotim.

Dadang menjelaskan, tambahan tersebut akan menambah pagu anggaran BPBD yang telah tersedia sebelumnya. Pembahasan anggaran juga menjadi bagian dari upaya memastikan kebutuhan penanganan bencana dapat tetap berjalan hingga akhir tahun.

Selain membahas kebutuhan anggaran 2026, Komisi III DPRD Kotim juga membuka ruang komunikasi lebih lanjut dengan BPBD terkait kebutuhan penanganan Karhutla pada 2027.

Menurut Dadang, pembahasan lebih mendalam diperlukan untuk mengetahui kebutuhan penanganan Karhutla yang nantinya dapat didukung melalui sumber pendanaan dari BNPB.

“Kita berharap ada komunikasi yang lebih mendetail nanti antara BPBD bersama Komisi III untuk 2027,” ujarnya.

Ia menilai penanganan Karhutla membutuhkan dukungan dan koordinasi lintas pihak karena kondisi di lapangan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada BPBD.

Dadang juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Pelaksana BPBD beserta seluruh petugas yang selama ini terlibat langsung dalam penanganan Karhutla di lapangan.

Ia mengajak masyarakat Kotim turut memberikan perhatian dan dukungan kepada para petugas yang bekerja menghadapi kondisi bencana.

“Yang namanya bencana ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Komisi III DPRD Kotim berharap dukungan anggaran tersebut dapat membantu menjaga kelancaran operasional BPBD sekaligus memperkuat kesiapan daerah dalam menghadapi Karhutla hingga akhir 2026.(*)


(sal/satuhabar)
Lebih baru Lebih lama