Pemkab Murung Raya Nilai Mimbar Publik Ruang Penguatan Partisipasi Masyarakat

Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, dalam Mimbar Publik yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Murung Raya di GPU Tira Tangka Balang, Kamis (27/11/2025).


SATUHABAR.COM, KALTENG - Puruk Cahu - Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyambut positif kegiatan Mimbar Publik yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Murung Raya di GPU Tira Tangka Balang, Kamis (27/11/2025). Acara ini menjadi wadah aspirasi masyarakat sekaligus ajang evaluasi pembangunan daerah.

Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, yang hadir mewakili Bupati Heriyus, menyatakan bahwa forum tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat arah pembangunan ke depan. Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan ruang dialog terbuka untuk menerima masukan masyarakat.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kritik, usulan, dan partisipasi publik sangat kami perlukan agar program pembangunan tepat sasaran dan memberi manfaat luas,” ujar Rahmanto.

Ia menegaskan, Pemkab Murung Raya terus bekerja merealisasikan berbagai program prioritas yang telah dirancang. Sejumlah program, sebutnya, telah berjalan lebih cepat dibandingkan daerah lain di Kalimantan Tengah.

“Syukur alhamdulillah, banyak program yang sudah terealisasi tahun ini. Misalnya bantuan pendidikan Rp 15 juta per tahun bagi mahasiswa, dukungan untuk santri, hingga program sosial lainnya,” jelasnya.

Ketua SMSI Murung Raya, Reno, selaku salah satu penggagas Mimbar Publik, menjelaskan bahwa forum tersebut diadakan sebagai bentuk kontrol dan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Dengan mengangkat tema “Menakar Arah Kebijakan Menuju Murung Raya Semakin Maju dan Sejahtera”, kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.

“Kami ingin menghadirkan ruang dialog yang sehat. Melalui forum ini, masyarakat bisa menyampaikan kritik konstruktif dan gagasan bagi kemajuan Murung Raya,” ujar Reno.

Kegiatan Mimbar Publik turut melibatkan berbagai unsur, mulai dari organisasi masyarakat, pelajar, mahasiswa, akademisi hingga tokoh masyarakat. Beragam pandangan dan masukan disampaikan sebagai bagian dari evaluasi dan dorongan perbaikan kebijakan di masa mendatang.

Dengan terselenggaranya forum ini, Pemkab Murung Raya berharap kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat dapat semakin kokoh dalam mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (*)

(rul/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama