![]() |
| Kondisi Desa Teluk Selong Ulu yang masih terendam banjir cukup tinggi. (Dok : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) |
SATUHABAR.COM, KALSEL - Martapura - Genangan banjir masih mengepung permukiman warga di Desa Teluk Selong Ulu, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, hingga Selasa pagi (30/12/2025). Air yang belum menunjukkan tanda-tanda surut itu bahkan telah mencapai lebih dari satu meter, atau setara setengah tinggi rumah penduduk.
Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah rumah warga terendam cukup parah. Aktivitas masyarakat lumpuh, sementara sebagian warga memilih bertahan di rumah dengan kondisi terbatas. Informasi mengenai kondisi banjir ini juga ramai beredar di media sosial, salah satunya melalui unggahan akun lokal yang memperlihatkan luasnya genangan air.
Hingga saat ini, pihak berwenang belum merilis data resmi terkait jumlah warga terdampak maupun apakah sudah ada proses evakuasi di Desa Teluk Selong Ulu. Namun, situasi banjir serupa sebelumnya telah terjadi di wilayah sekitar, tepatnya di Desa Dalam Pagar Ulu dan Desa Dalam Pagar, Kecamatan Martapura Timur.
Dalam kejadian banjir di wilayah tersebut, petugas gabungan mengevakuasi warga rentan, terdiri dari tujuh orang lanjut usia, tiga balita, serta 17 orang dewasa. Mereka dipindahkan ke rumah kerabat yang berada di lokasi lebih aman dari genangan.
Tim gabungan dari berbagai unsur juga terus melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada warga yang terjebak banjir, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan penanganan segera.
Banjir di wilayah Kabupaten Banjar dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini menyebabkan luapan air sungai, terutama di kawasan permukiman yang berada di bantaran Sungai Martapura.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan masih berpeluang tinggi. Warga juga diminta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga, serta segera melapor kepada aparat setempat jika membutuhkan bantuan evakuasi. (*)
(yus/satuhabar)
