![]() |
| Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor saat meninjau kolam budidaya ikan dalam rangka Festival Mangaruhi dan launching program perikanan tahun 2026. |
SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Timur resmi meluncurkan Program Budikdamber (Budidaya Ikan Dalam Ember) sekaligus menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Gabungan Perusahaan Perkebunan Indonesia (GPPI), sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pada tahun 2026.
Peluncuran program ini dilakukan bersamaan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Kabupaten Kotawaringin Timur dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah.
Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor, menyebut Budikdamber sebagai inovasi sederhana namun strategis, terutama dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan protein ikan secara mandiri sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga.
“Program ini merupakan bentuk nyata sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati.
Kepala Dinas Perikanan Kotawaringin Timur, Ahmad Sarwo Oboi, menjelaskan bahwa kerja sama dengan GPPI menjadi langkah penting di tengah keterbatasan anggaran sektor perikanan pada tahun 2026, menyusul tidak diperolehnya Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Insentif Fiskal (IF).
“Melalui kolaborasi ini, program perikanan tetap bisa berjalan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” jelasnya.
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dan GPPI yang telah ditandatangani sejak tahun 2023, mencakup bidang pembangunan, perekonomian, kesehatan, pelayanan publik, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rangkaian kegiatan juga ditandai dengan pelepasan ikan ke dalam ember Budikdamber sebagai simbol dimulainya program ketahanan pangan berbasis rumah tangga.(*)
(sal/satuhabar)
Tags
Kotawaringin Timur
