![]() |
| Foto Ilustrasi |
SATUHABAR.COM, KALTENG - PURUK CAHU – Jumlah masyarakat Kabupaten Murung Raya yang mengidap penyakit diabetes melitus terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Murung Raya, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 1.572 warga terdiagnosis diabetes, sementara kasus stroke mencapai 34 orang.
Data tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Murung Raya melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), dr. Jenny Yosepha S, saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya, Kamis (22/1/2026).
Menurut dr. Jenny, peningkatan jumlah penderita diabetes tersebut juga dipengaruhi oleh upaya skrining atau deteksi dini penyakit tidak menular yang rutin dilakukan oleh tenaga kesehatan di berbagai wilayah Murung Raya.
“Kasus diabetes melitus memang terus meningkat. Rentang usia penderitanya ada yang di atas 40 tahun, namun ada juga yang di bawah 40 tahun. Angka 1.572 itu muncul karena kami rutin melakukan skrining atau deteksi dini penyakit tidak menular di masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan skrining tersebut dilaksanakan secara berkala oleh puskesmas maupun melalui kerja sama dengan berbagai instansi dan masyarakat, sehingga kasus yang sebelumnya tidak terdeteksi dapat diketahui lebih awal.
Selain itu, Dinas Kesehatan Murung Raya juga terus melakukan sosialisasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat, termasuk hingga ke wilayah desa.
“Tidak hanya dari puskesmas, Dinas Kesehatan juga aktif melakukan sosialisasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat agar lebih memahami pentingnya menjaga pola hidup sehat,” jelasnya.
Lebih lanjut, dr. Jenny menyebutkan bahwa terdapat berbagai faktor yang dapat memicu seseorang terkena diabetes, di antaranya faktor keturunan, pola hidup tidak sehat, pola makan, kebiasaan merokok, serta obesitas.
Kebiasaan merokok sendiri diketahui dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2. Zat kimia dalam rokok dapat mengganggu kerja insulin di dalam tubuh serta memicu peradangan dan stres oksidatif, sehingga tubuh menjadi lebih sulit mengontrol kadar gula darah.
Selain meningkatkan risiko diabetes, kebiasaan merokok juga dapat memperburuk kondisi penderita diabetes dan memicu berbagai komplikasi kesehatan yang lebih serius.
Karena itu, Dinas Kesehatan Murung Raya mengimbau masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat, seperti menjaga pola makan, rutin berolahraga, menghindari rokok, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala guna mencegah penyakit tidak menular sejak dini. (*)
(faidh/satuhabar)
