Prosesi pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua ICMI Provinsi Kalimantan Tengah, Hamdanah, dan disaksikan oleh Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, yang turut menandatangani berita acara pengukuhan kepengurusan tersebut.
Ketua Perempuan ICMI Murung Raya, Dina Maulidah, menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya saat ini beranggotakan sekitar 20 orang dan telah terbentuk sejak November 2025. Ia menegaskan komitmen organisasi untuk bersinergi dengan pemerintah daerah serta berbagai elemen masyarakat dalam menjalankan program kerja ke depan.
Menurut Dina, berbagai program yang akan dijalankan Perempuan ICMI Murung Raya akan difokuskan pada kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya kaum perempuan.
“Ke depan kami akan menjalankan berbagai program yang berorientasi pada pemberdayaan perempuan dan masyarakat, serta mendukung terwujudnya Murung Raya Hebat, semakin maju dan semakin sejahtera,” ujarnya.
Kegiatan pengukuhan tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW yang diisi dengan ceramah keagamaan. Selain itu, dalam kegiatan tersebut turut dilakukan penyerahan tali asih kepada ibu lansia dan perempuan kepala keluarga sebagai bentuk kepedulian sosial.
Sementara itu, Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, dalam sambutannya yang mewakili Bupati Murung Raya, Heriyus, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus Perempuan ICMI yang baru saja dikukuhkan.
Ia berharap organisasi tersebut dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong perubahan sosial di masyarakat yang berlandaskan pada ilmu pengetahuan, keimanan, dan akhlak.
Menurut Rahmanto, keberadaan Perempuan ICMI memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, penguatan ekonomi keluarga, pembinaan moral generasi muda, hingga penguatan ketahanan sosial di tengah masyarakat.
“Perempuan ICMI memiliki peran strategis sebagai motor penggerak perubahan sosial berbasis ilmu, iman dan akhlak di tengah berbagai tantangan zaman,” pungkasnya. (*)
(faidh/satuhabar)