![]() |
| Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, saat melakukan kunjungan kerja. (Dok. Kemeterian Setneg) |
SATUHABAR.COM, KALSEL - Paringin - Pemerintah Kabupaten Balangan terus mematangkan berbagai persiapan menjelang kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (8/1/2026).
Sejumlah langkah strategis dilakukan guna memastikan agenda kenegaraan tersebut berjalan lancar, aman, dan tertib. Persiapan meliputi penguatan koordinasi lintas instansi hingga kesiapan teknis di lapangan, terutama di wilayah terdampak bencana banjir bandang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, H. Rahmi, mengatakan bahwa pemerintah daerah telah menggelar rapat koordinasi khusus sebagai bagian dari kesiapan menyeluruh menyambut kunjungan Wakil Presiden.
Menurutnya, keseriusan persiapan terlihat dari kehadiran tim pendahulu protokol kepresidenan yang telah melakukan pengecekan langsung ke sejumlah titik di Kabupaten Balangan. Tim tersebut bersama unsur protokol daerah melakukan peninjauan lokasi serta sterilisasi jalur yang akan dilalui Wapres.
“Fokus kunjungan diarahkan ke Kecamatan Tebing Tinggi, yang merupakan salah satu wilayah dengan dampak paling berat akibat banjir bandang pada akhir Desember lalu,” ujar H. Rahmi.
Ia menjelaskan, BPBD Balangan telah menyiapkan data lengkap terkait kejadian bencana, mulai dari kronologi, tingkat kerusakan, dampak terhadap masyarakat, hingga proses penanganan darurat yang telah dilakukan pemerintah daerah.
“Data tersebut akan kami sampaikan secara komprehensif saat kunjungan. Selain peninjauan langsung ke lapangan, agenda juga mencakup penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak,” jelasnya.
Meski kondisi di sejumlah wilayah mulai berangsur pulih, BPBD Balangan mencatat masih terdapat kebutuhan lanjutan, terutama terkait pemulihan infrastruktur dan penguatan ketahanan masyarakat pascabencana.
Pemerintah Kabupaten Balangan berharap kunjungan Wakil Presiden dapat memberikan dukungan moril serta mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat terdampak banjir bandang di wilayah tersebut. (*)
(yus/satuhabar)
