![]() |
| Rita Escoragindo saat tampil di program Pagi Pagi Ambyar Trans TV. Ibu rumah tangga asal Sampit, Kotawaringin Timur ini mencuri perhatian publik setelah suara dangdutnya viral di media sosial. |
SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Media sosial kembali melahirkan cerita tak terduga dari daerah. Kali ini, sorotan warganet tertuju pada seorang ibu rumah tangga asal Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, yang mendadak viral berkat kemampuan vokalnya.
Sosok tersebut adalah Rita Susilawati, yang dikenal di TikTok dengan nama akun Rita Escoragindo. Video dirinya menyanyikan lagu dangdut secara sederhana menarik perhatian publik karena warna suara dan cengkoknya dinilai menyerupai penyanyi legendaris dangdut Indonesia, Rita Sugiarto.
Tanpa konsep rekaman profesional, tanpa pencahayaan khusus, dan jauh dari panggung hiburan, suara Rita justru terdengar kuat dan khas. Banyak pengguna media sosial mengaku terkejut karena kualitas vokalnya muncul dari video yang sangat sederhana.
Popularitas mendadak itu kemudian membuka jalan ke dunia hiburan nasional. Rita mendapat undangan tampil dalam program Brownies dan Pagi - Pagi ambyar di Trans TV lalu membagikan kisahnya secara langsung dalam wawancara yang ditayangkan pada Kamis (8/1/2026).
“Saya benar-benar tidak menyangka. Awalnya cuma nyanyi biasa saja,” ujar Rita saat tampil di acara tersebut.
Perempuan yang sehari-hari mengurus rumah tangga ini mengungkapkan bahwa kecintaannya pada musik dangdut sudah ada sejak lama. Ia kerap bernyanyi di berbagai kegiatan lingkungan, namun tak pernah terpikir akan dibandingkan dengan penyanyi nasional.
“Asalnya dari Sampit, Kalimantan Tengah,” ucapnya singkat, sambil tersenyum.
Terkait komentar warganet yang menyebut suaranya mirip Rita Sugiarto, Rita mengaku pertama kali mendengarnya justru dari orang-orang di sekitar tempat tinggalnya.
“Orang kampung aja yang bilang, kok mirip Bunda Rita Sugiarto. Tapi ya beda lah, beliau itu sudah jauh di atas level,” katanya merendah.
Bagi Rita, dangdut bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari kehidupan masyarakat. Ia menyebut genre tersebut sangat dekat dengan keseharian warga di Kalimantan Tengah.
“Kalau di sana memang dangdut. Biasanya buat acara-acara, karena memang menghibur,” tuturnya.
Menariknya, Rita mengaku tidak pernah mengikuti pendidikan vokal atau kursus musik. Cengkok yang menjadi ciri khas suaranya terbentuk secara alami.
“Enggak pernah les. Ngalir aja, belajar sendiri,” ungkapnya.
Ia baru menyadari dirinya viral setelah ponselnya dipenuhi pesan dari berbagai platform. Banyak kerabat dan teman yang menanyakan kebenaran kabar tersebut.
“Banyak yang chat, bilang aku viral. Pas buka TikTok, isinya video aku semua,” kenangnya.
Kejutan terbesar datang saat pesan langsung dari pihak stasiun televisi nasional masuk ke akun media sosialnya. Undangan ke Jakarta sempat membuatnya tak percaya.
“Ada DM dari Trans TV. Saya sampai mikir, serius ini? Alhamdulillah,” ujar ibu dua anak itu.
Rita juga merasakan dukungan penuh dari keluarga dan warga di kampungnya. Ia menggambarkan suasana kebersamaan yang hangat saat kabar keberangkatannya ke Jakarta menyebar.
“Orang-orang di sana senang, saling mendukung. Namanya juga kampung, kebersamaannya terasa,” pungkasnya. (*)
