SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Aksi perampokan terjadi di gerai BRILink Arza Jaya Grup yang berlokasi di Jalan HM Arsyad, tepat di depan Mentari Swalayan, Sampit, Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 13.17 WIB. Kejadian tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan kini dalam penanganan aparat kepolisian.
Korban diketahui bernama Yuniar Tia Kurnia (27), yang saat itu sedang bertugas seorang diri sebagai admin. Situasi berlangsung relatif sepi ketika seorang pria bertubuh tinggi kurus datang menggunakan sepeda motor. Pelaku mengenakan helm merah, masker kain, serta pakaian serba hitam.
Setibanya di dalam gerai, pelaku langsung menutup pintu dan tanpa banyak bicara mengarahkan senjata tajam ke dada korban. Ia mengancam akan membunuh jika korban berteriak atau melakukan perlawanan.
“Saya ditodong. Biasanya memang sendiri di sini. Sajamnya di dada saya, jadi saya masukkan semua uang ke tasnya,” ujar Tia dengan suara gemetar usai kejadian.
Dalam kondisi ketakutan, korban menyerahkan seluruh uang tunai yang ada di tempat usaha tersebut. Kerugian ditaksir sekitar Rp9 juta. Setelah menguasai uang, pelaku bergegas kabur melalui bagian belakang gerai menuju arah Jalan Mangga 1, tempat sepeda motornya telah diparkir untuk memudahkan pelarian.
Rekaman CCTV memperlihatkan pelaku keluar dengan tergesa-gesa. Korban yang masih syok sempat berteriak meminta pertolongan dan berusaha mengejar, sehingga mengundang perhatian warga sekitar.
Salah seorang warga, Iswan, mengaku awalnya mengira terjadi kecelakaan lalu lintas. “Kami kira tadi ada tabrakan karena terdengar teriakan. Setelah didatangi, ternyata perampokan,” ujarnya.
Anggota kepolisian yang kebetulan sedang berpatroli di sekitar lokasi sempat melakukan pengejaran. Namun pelaku berhasil meloloskan diri. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang identitasnya belum diketahui. Warga dan pemilik usaha diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas seorang diri di tempat usaha.(*)
(sal/satuhabar)
Tags
Hukrim