![]() |
| Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Johansyah |
SATUHABAR.COM, KALTENG - PURUK CAHU - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Johansyah, meminta pemerintah daerah dan seluruh instansi terkait untuk memperkuat pengawasan terhadap ketersediaan bahan pangan serta stabilitas harga menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026.
Hal tersebut disampaikan menyusul langkah pemerintah pusat yang terus memperkuat koordinasi nasional dalam menjaga pasokan pangan, keamanan produk konsumsi masyarakat, serta pengendalian harga kebutuhan pokok menjelang meningkatnya permintaan pada masa Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Menurut Johansyah, momentum Ramadan dan Idulfitri hampir selalu diikuti peningkatan konsumsi masyarakat yang berpotensi memicu kenaikan harga sejumlah komoditas strategis apabila tidak diantisipasi sejak dini.
"Ketersediaan pangan dan kestabilan harga harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah daerah perlu memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap aman sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga," kata Johansyah, Rabu (4/2/2026).
Politisi DPRD Murung Raya tersebut menilai koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan stok dan keterjangkauan harga di pasaran. Selain itu, pengawasan terhadap mutu serta keamanan pangan juga harus menjadi prioritas demi melindungi konsumen.
Ia mengingatkan agar instansi terkait melakukan pemantauan rutin terhadap distribusi bahan pokok, terutama komoditas yang menjadi kebutuhan utama masyarakat seperti beras, gula, minyak goreng, telur, daging, ikan, serta bahan pangan lainnya.
Menurut Johansyah, keberadaan cadangan pangan pemerintah yang telah disiapkan untuk berbagai komoditas strategis merupakan langkah positif dalam menjaga stabilitas pasar. Namun demikian, distribusi hingga ke daerah-daerah harus dipastikan berjalan lancar agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara merata.
"Yang tidak kalah penting adalah memastikan tidak ada praktik penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat. Pengawasan di lapangan harus diperkuat menjelang Ramadan dan Idulfitri," tegasnya.
Selain aspek ketersediaan dan harga, Johansyah juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap kualitas produk pangan yang beredar di pasaran. Ia meminta dinas terkait bersama aparat pengawas untuk melakukan pemeriksaan secara berkala guna mencegah beredarnya produk yang tidak memenuhi standar kesehatan dan keamanan.
DPRD Murung Raya, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai langkah pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus mengawasi pelaksanaan kebijakan yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat sinergi dan koordinasi sehingga kondisi pasokan pangan tetap terjaga, harga kebutuhan pokok stabil, serta masyarakat dapat menyambut Ramadan dan Idulfitri 2026 dengan aman dan nyaman.
"Tujuan akhirnya adalah memastikan masyarakat Murung Raya mendapatkan kebutuhan pangan yang cukup, aman dikonsumsi, dan dengan harga yang tetap terjangkau," pungkasnya. (*)
(nash/satuhabar)
