Soroti Krisis Air Bersih di Desa Karali, Minta Jadi Prioritas Pembangunan

Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, dalam kegiatan menyerap aspirasi masyarakat atau reses di Desa Karali, Kecamatan Tanah Siang, Rabu (28/1/2026) lalu. (Dok. Istimewa)


SATUHABAR.COM, KALTENG - PURUK CAHU – Persoalan ketersediaan air bersih yang masih dihadapi sebagian warga Desa Karali, Kecamatan Tanah Siang, mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Murung Raya. Lembaga legislatif menilai akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi prioritas dalam program pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, usai menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat melaksanakan reses di Desa Karali. Dalam dialog bersama warga, keluhan mengenai keterbatasan akses air bersih menjadi salah satu persoalan yang paling banyak disampaikan masyarakat, khususnya dari kawasan permukiman di beberapa RT.

Menurut Dina, kondisi tersebut tidak bisa dipandang sebagai persoalan biasa karena berkaitan langsung dengan kesehatan, kualitas hidup, dan aktivitas sehari-hari masyarakat.

“Air bersih merupakan kebutuhan paling mendasar. Ketika masyarakat masih mengalami kesulitan mendapatkan akses air yang layak, maka ini harus menjadi perhatian bersama dan masuk dalam skala prioritas pembangunan,” ujarnya, Minggu (1/2/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan reses menjadi sarana bagi anggota DPRD untuk melihat secara langsung kondisi yang dihadapi masyarakat sekaligus memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.

Dari hasil pertemuan dengan warga, DPRD mencatat perlunya peningkatan sarana pendukung penyediaan air bersih, baik melalui pembangunan sumur bor, instalasi penyaluran air, maupun sistem penampungan yang mampu menjangkau masyarakat secara merata.

Dina menegaskan pihaknya akan membawa aspirasi tersebut dalam pembahasan bersama pemerintah daerah agar dapat menjadi perhatian dalam penyusunan program kerja dan penganggaran.

“DPRD memiliki fungsi untuk mengawal kebutuhan masyarakat. Aspirasi terkait air bersih ini akan kami dorong agar dapat ditindaklanjuti melalui program yang tepat dan sesuai dengan kondisi di lapangan,” katanya.

Selain persoalan air bersih, ia juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang aktif menyampaikan berbagai masukan selama pelaksanaan reses. Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Dina menambahkan, pembangunan infrastruktur dasar seperti air bersih memiliki dampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Karena itu, pemerintah daerah perlu terus memperkuat layanan dasar agar kualitas hidup masyarakat semakin meningkat.

“Tujuan pembangunan bukan hanya menghadirkan fasilitas fisik, tetapi memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya. Akses air bersih adalah salah satu indikator penting kesejahteraan yang harus terus kita perjuangkan,” tegasnya.

DPRD Murung Raya berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dapat mempercepat penyelesaian persoalan air bersih di Desa Karali sehingga kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi secara berkelanjutan. (*)


(faidh/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama