Arus Balik Gratis Disiapkan, Pemko Banjarbaru Jemput Ratusan Pemudik dari Banua Enam

Pemko Banjarbaru melalui Dishub kembali memfasilitasi arus balik gratis usai Idulfitri 1447 H dengan menjemput sekitar 150 pemudik dari wilayah Banua Enam menuju Banjarbaru. (Dok. Banjarmasinpost)

SATUHABAR.COM, KALSEL - Banjarbaru - Pemerintah Kota Banjarbaru kembali menghadirkan program transportasi gratis bagi masyarakat dalam rangka momen arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), layanan ini tidak hanya mengakomodasi keberangkatan pemudik, tetapi juga menyediakan fasilitas penjemputan saat arus balik.

Sebelumnya, pada H-3 Idulfitri, sebanyak 176 warga diberangkatkan menuju sejumlah wilayah di Banua Enam. Adapun daerah tujuan meliputi Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, hingga Kabupaten Tabalong yang berada di wilayah paling utara Kalimantan Selatan. Para pemudik diberangkatkan menggunakan delapan unit bus yang disiapkan oleh Dishub Banjarbaru.

Memasuki fase arus balik, Dishub Banjarbaru kembali mengoperasikan program serupa dengan jadwal pelaksanaan pada 24 Maret 2026. Hingga saat ini, jumlah pendaftar yang tercatat mencapai sekitar 140 hingga 150 orang yang berasal dari kawasan Banua Enam.

Kepala Dishub Banjarbaru, Mirhansyah, menyampaikan bahwa peserta arus balik nantinya akan dijemput dari daerah asal mereka untuk kemudian diantar kembali ke Kota Banjarbaru. Program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan serta mengurangi beban biaya transportasi masyarakat setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman.

Salah satu warga, Zulfan, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Ia menyebut kesempatan ini memungkinkannya kembali berkumpul bersama keluarga di Mabuun, Kabupaten Tabalong, setelah cukup lama tidak pulang kampung.

Menurutnya, program mudik gratis ini bukan kali pertama ia ikuti. Ia pernah memanfaatkannya pada tahun-tahun sebelumnya dan kembali merasakan manfaat yang sama tahun ini.

“Program ini sangat membantu, terutama dari sisi biaya. Saya sudah pernah ikut sebelumnya, dan sekarang ikut lagi untuk kedua kalinya,” ujarnya.(*) 


(faidh/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama