SATUHABAR.COM, KALTENG - PURUK CAHU – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan buka puasa bersama yang mempertemukan unsur pemerintah daerah, dunia usaha, tokoh agama, santri, serta anak yatim di Kabupaten Murung Raya. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh nyata pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam membangun kepedulian sosial dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Kegiatan yang digelar di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Tira Tangka Balang, Rabu (11/3/2026), dihadiri Bupati Murung Raya Heriyus, Wakil Bupati Rahmanto Muhidin, jajaran Kementerian Agama, perwakilan PT Alamtri Geo, para santri dan santriwati, serta anak yatim dari berbagai wilayah di Kota Puruk Cahu.
Rumiadi menilai bulan suci Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk mempererat hubungan antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga pembinaan karakter dan spiritual generasi muda.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. DPRD tentu mendukung setiap upaya yang mendorong pembinaan generasi muda, khususnya generasi Qur’ani yang memiliki akhlak baik, mandiri, dan berkontribusi bagi daerah,” ujar Rumiadi.
Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, keterlibatan dunia usaha dalam kegiatan sosial dan keagamaan merupakan bentuk tanggung jawab sosial yang patut diapresiasi. Sinergi antara pemerintah dan perusahaan dinilai mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Ia juga menegaskan bahwa perhatian terhadap anak yatim, santri, dan lembaga keagamaan merupakan investasi sosial jangka panjang yang akan berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Generasi muda adalah aset daerah. Karena itu, pembinaan karakter, pendidikan agama, dan kepedulian terhadap mereka harus menjadi perhatian bersama, bukan hanya pemerintah tetapi seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Rumiadi turut mengapresiasi penyaluran bantuan sosial yang diberikan kepada rumah ibadah, panti asuhan, serta anak-anak yatim. Menurutnya, bantuan tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian yang menjadi nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia berharap semangat berbagi yang tumbuh selama Ramadan dapat terus dipelihara dan menjadi budaya di tengah masyarakat Murung Raya.
“Ramadan mengajarkan kita untuk saling peduli dan membantu sesama. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk bersama-sama membangun Murung Raya yang religius, harmonis, dan sejahtera,” tutupnya. (*)
(nash/satuhabar)
