![]() |
| Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Lita Norfiana |
SATUHABAR.COM, KALTENG - PURUK CAHU – Upaya Pemerintah dalam memperkuat perlindungan peserta didik melalui penerapan budaya sekolah yang aman dan nyaman mendapat dukungan dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Lita Norfiana, menilai kebijakan tersebut menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, ramah anak, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan.
Menurut Lita, dunia pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan tumbuh kembang generasi muda. Karena itu, keamanan dan kenyamanan siswa harus menjadi perhatian utama seluruh pemangku kepentingan.
“Anak-anak harus merasa aman ketika berada di lingkungan sekolah. Pendidikan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh terciptanya lingkungan belajar yang mendukung perkembangan mental, emosional, dan sosial peserta didik,” kata Lita Norfiana, Selasa (3/3/2026).
Politisi perempuan tersebut mengapresiasi langkah pemerintah yang terus memperkuat sistem perlindungan anak melalui berbagai regulasi dan program pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter.
Menurutnya, tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks. Selain menghadapi persoalan perundungan dan kekerasan di lingkungan sekolah, peserta didik juga harus menghadapi berbagai risiko yang muncul di ruang digital.
Karena itu, ia menilai perlunya keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, tenaga pendidik, orang tua hingga masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan kondusif.
“Perlindungan anak tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Orang tua, pemerintah, dan lingkungan sekitar juga harus mengambil peran agar anak-anak mendapatkan ruang belajar yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Lita juga menekankan pentingnya edukasi tentang penggunaan media digital secara bijak bagi siswa. Menurutnya, perkembangan teknologi harus diimbangi dengan peningkatan literasi digital agar peserta didik terhindar dari dampak negatif dunia maya.
Di sisi lain, DPRD Murung Raya, lanjutnya, mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat perlindungan terhadap hak-hak anak di daerah.
Ia berharap implementasi kebijakan sekolah aman dan nyaman dapat berjalan secara optimal hingga ke seluruh satuan pendidikan, termasuk sekolah-sekolah yang berada di wilayah pedalaman Murung Raya.
“Generasi muda adalah aset masa depan daerah. Karena itu, kita harus memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, berkarakter, dan mampu mendukung lahirnya sumber daya manusia yang unggul,” tegasnya.
Lita menambahkan, keberhasilan mewujudkan sekolah ramah anak akan menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi Murung Raya yang cerdas, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (*)
(nash/satuhabar)
