Wali Kota Banjarmasin Tinjau Ujung Murung dan Sudimampir, Siapkan Revitalisasi Kawasan Perdagangan

Wali Kota Banjarmasin HM Yamin meninjau dermaga di kawasan Ujung Murung, Senin (23/3/2026).(Dok. Wartabanjar.com/ist)


SATUHABAR.COM, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, melakukan peninjauan langsung ke kawasan Ujung Murung dan Pasar Sudimampir, Senin (23/3/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Banjarmasin untuk menghidupkan kembali kejayaan kawasan yang selama ini dikenal sebagai pusat aktivitas perdagangan.

Dalam peninjauan itu, Yamin turun langsung ke lapangan atau blusukan untuk melihat kondisi riil sekaligus memetakan berbagai persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat dan pedagang.

“Peninjauan ini penting untuk mengetahui langsung kondisi di lapangan, sehingga kita bisa menentukan langkah perbaikan yang tepat,” ujarnya.

Dari hasil pantauan, terdapat dua persoalan utama yang menjadi perhatian pemerintah, yakni kondisi dermaga yang mulai rapuh serta pengelolaan kebersihan di kawasan pasar yang dinilai belum optimal.

Menurut Yamin, peremajaan dermaga menjadi prioritas karena fasilitas tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan transportasi sungai.

“Dermaga ini vital, jadi harus kita perbaiki agar aman dan nyaman digunakan,” tegasnya.

Selain itu, persoalan kebersihan juga menjadi fokus utama. Ia menilai penataan pasar yang lebih tertib dan bersih akan memberikan dampak besar terhadap kenyamanan pengunjung.

Dengan pembenahan tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin menargetkan kawasan Ujung Murung dan Sudimampir dapat kembali menjadi magnet ekonomi yang menarik, tidak hanya bagi warga lokal tetapi juga wisatawan.

“Kita ingin kawasan ini kembali hidup, menjadi pusat perdagangan yang modern, tertata, dan ramah bagi semua,” ungkapnya.

Langkah revitalisasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat citra Kota Banjarmasin sebagai kota berbasis sungai dengan potensi perdagangan yang kuat. (*)


(yus/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama