Bandara Syamsudin Noor Siap Layani 6.758 Jemaah Haji Embarkasi Banjarmasin 2026

Petugas lapangan Bandara Syamsudin Noor saat melakukan pengecekan kondisi pesawat. (Dok. Istimewa)


SATUHABAR.COM, KALSEL - BANJARBARU – Bandara Internasional Syamsudin Noor menyatakan kesiapan penuh dalam melayani keberangkatan jemaah haji Embarkasi Banjarmasin tahun 2026.

Sebanyak 6.758 jemaah haji asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dijadwalkan diberangkatkan dalam 19 kelompok terbang (kloter). Kloter pertama akan mulai diberangkatkan pada Jumat (24/4/2026) pukul 00.05 WITA.

General Manager bandara, Stephanus Millyas Wardana, memastikan seluruh fasilitas dan operasional telah dipersiapkan secara optimal.

“Kami kembali dipercaya melayani jemaah haji Kalselteng. Seluruh kesiapan, baik fasilitas maupun koordinasi lintas instansi, sudah kami lakukan secara maksimal,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Ia menjelaskan, berbagai fasilitas utama seperti landasan pacu (runway), garbarata, hingga eskalator telah melalui pengecekan berkala. Selain itu, kesiapan personel juga menjadi perhatian guna memastikan kelancaran proses keberangkatan.

Untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan, proses pemeriksaan jemaah dilakukan lebih awal di Asrama Haji Banjarmasin. Dari lokasi tersebut, jemaah diberangkatkan menuju bandara menggunakan 10 unit bus dalam kondisi steril.

Setibanya di bandara, jemaah akan langsung diarahkan menuju pesawat menggunakan fasilitas eskalator dan garbarata. Sementara itu, bagi jemaah yang membutuhkan layanan khusus seperti pengguna kursi roda, pihak bandara telah menyiapkan akses lift hingga ke dalam pesawat.

Adapun pesawat yang digunakan adalah milik Garuda Indonesia dengan tipe Airbus A330-300 yang mampu menampung hingga 364 penumpang.

Menjelang keberangkatan perdana, pesawat dengan nomor penerbangan GA8881 telah tiba di Bandara Syamsudin Noor pada Rabu (22/4/2026) sore.

Pihak bandara berharap seluruh rangkaian operasional haji tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah. (*)


(yus/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama