SATUHABAR.COM, KALTENG - PURUK CAHU - Peran strategis perempuan dalam membangun keluarga dan masyarakat menjadi sorotan dalam kegiatan Pertemuan Rutin Tahunan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Murung Raya yang digelar di Aula Kantor Kemenag setempat, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan yang diikuti seluruh anggota DWP tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang peningkatan kapasitas perempuan dalam menghadapi tantangan peran ganda di era modern.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Murung Raya, H. Marzuki Rahman, bersama jajaran pejabat di lingkungan Kemenag. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi krusial dalam menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus membentuk generasi berkualitas.
“Perempuan adalah pilar utama dalam keluarga dan masyarakat. Perannya sangat menentukan dalam membangun karakter dan moral generasi penerus,” ujarnya.
Sorotan utama kegiatan ini datang dari Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, yang didapuk sebagai narasumber dalam seminar bertema Strategi Perempuan Multitasking dalam Mengharmonikan Karier dan Peran Ibu.
Dalam paparannya, Dina menekankan bahwa perempuan saat ini dituntut mampu menyeimbangkan tanggung jawab domestik dan profesional secara bersamaan. Menurutnya, hal tersebut membutuhkan strategi, manajemen waktu, serta dukungan lingkungan yang kuat.
“Perempuan hari ini tidak hanya berperan di rumah, tetapi juga di ruang publik. Keduanya harus berjalan selaras agar tidak saling mengorbankan,” tegasnya.
Ia juga menegaskan komitmen DPRD dalam mendukung program-program pemberdayaan perempuan, termasuk melalui kegiatan edukatif yang mampu meningkatkan kapasitas dan kepercayaan diri perempuan di daerah.
“Kami di DPRD sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Pemberdayaan perempuan adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan daerah,” tambahnya.
Selain seminar, kegiatan juga diramaikan dengan parade kebaya yang diikuti seluruh peserta. Agenda ini tidak sekadar hiburan, tetapi menjadi simbol pelestarian budaya sekaligus memperkuat solidaritas antaranggota.
Dengan berbagai rangkaian kegiatan tersebut, DWP Kemenag Murung Raya diharapkan mampu terus mendorong peningkatan kualitas perempuan, baik dalam lingkungan keluarga, pekerjaan, maupun masyarakat luas.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara organisasi perempuan dan lembaga legislatif dalam menciptakan program-program yang berdampak nyata bagi pembangunan daerah. (*)
(nash/satuhabar)
