SATUHABAR.COM, KALSEL - PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pensiun kepada puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas. Penyerahan tersebut dirangkai dengan pembekalan dan digelar di Gedung Sarantang Saruntung, Selasa (21/4/2026).
Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, dalam arahannya menegaskan bahwa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal fase baru dalam kehidupan.
Menurutnya, para ASN yang telah menyelesaikan masa tugas di birokrasi tetap memiliki peran penting dalam pembangunan daerah melalui kontribusi di tengah masyarakat.
“Pensiun itu bukan berhenti berkarya, tetapi berpindah ruang pengabdian. Tetaplah produktif dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti inovasi pelayanan publik yang kini diterapkan di Tanah Laut. Para ASN yang menerima SK pensiun sekaligus mendapatkan dokumen kependudukan terbaru, termasuk KTP dengan status yang telah diperbarui.
“Ini bagian dari upaya kami memberikan kemudahan layanan. Jadi, tidak perlu lagi mengurus secara terpisah, semuanya diselesaikan dalam satu paket,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tanah Laut, Zaki Yamani, mengatakan kegiatan ini juga menjadi momentum menghidupkan kembali tradisi penghargaan bagi ASN yang memasuki masa purna tugas.
Ia mengungkapkan, program serupa terakhir kali dilaksanakan pada 2020 dan sempat terhenti akibat keterbatasan anggaran.
“Melalui kerja sama dengan Bank Kalsel, kegiatan ini akhirnya bisa kembali dilaksanakan dengan konsep yang lebih terpadu,” ungkapnya.
Zaki menjelaskan, sebanyak 69 peserta mengikuti kegiatan ini, yang terdiri dari pensiunan PNS usia 58 dan 60 tahun, PPPK paruh waktu, hingga ahli waris ASN yang telah meninggal dunia.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan Bank Kalsel dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) memungkinkan peserta mendapatkan pembekalan secara menyeluruh, mulai dari kesiapan psikologis, perencanaan keuangan, hingga pengurusan administrasi.
Dengan kegiatan ini, diharapkan para ASN yang memasuki masa pensiun tetap siap menjalani kehidupan baru secara mandiri, produktif, dan tetap berkontribusi bagi masyarakat. (*)
(ina/satuhabar)
