SATUHABAR.COM, KALSEL - BANJARBARU – Proyek ambisius penghubung daratan Kalimantan dengan Pulau Laut akhirnya memasuki babak krusial. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan resmi menandatangani kontrak pembangunan jembatan Tanah Bumbu–Kotabaru senilai fantastis Rp5,9 triliun.
Penandatanganan digelar di Aula Dinas PUPR Kalsel, Senin (30/3/2026), menjadi sinyal kuat bahwa megaproyek yang lama dinanti masyarakat itu kini benar-benar bergerak.
Gubernur Kalsel, H. Muhidin, tak ingin proyek ini berjalan lambat. Ia secara tegas meminta kontraktor langsung tancap gas agar serapan anggaran cepat dan progres fisik segera terlihat.
“Segera kerjakan, jangan ditunda. Ini proyek besar yang dampaknya langsung ke masyarakat,” tegas Muhidin di hadapan para pihak terkait.
Jembatan sepanjang 3,75 kilometer ini bukan sekadar infrastruktur biasa. Dengan bentang utama cable stayed sepanjang 350 meter dan lebar 24 meter, proyek ini digadang-gadang menjadi game changer konektivitas di Kalimantan Selatan.
Tak hanya menghubungkan wilayah, jembatan ini diproyeksikan mempercepat distribusi logistik, memangkas biaya transportasi, hingga membuka simpul-simpul ekonomi baru di kawasan pesisir dan kepulauan. (*)
(yus/satuhabar)
