Try Out UTBK Gratis Kalteng 2026, Solusi Akses Bimbel untuk Siswa Pedalaman

Try out Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 secara gratis bagi siswa SMA/sederajat. Program yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kalteng ini bekerja sama dengan platform pendidikan Ruangguru, Jumat (10/4/2026). (Dok. MMCKalteng)


SATUHABAR.COM, KALTENG - PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong pemerataan pendidikan dengan menggelar try out Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 secara gratis bagi siswa SMA/sederajat. Program yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kalteng ini bekerja sama dengan platform pendidikan Ruangguru dan digelar pada Jumat (10/4/2026).

Langkah ini diambil sebagai jawaban atas keterbatasan akses bimbingan belajar (bimbel), terutama di wilayah pedalaman. Selama ini, fasilitas bimbel dinilai belum merata, bahkan nyaris tidak tersedia di sejumlah daerah terpencil. Selain itu, biaya yang relatif tinggi membuat layanan tersebut sulit dijangkau sebagian besar siswa.

Akibatnya, banyak pelajar menghadapi UTBK dengan persiapan terbatas. Mereka umumnya hanya mengandalkan belajar mandiri tanpa pernah merasakan simulasi ujian yang mendekati kondisi sebenarnya. Padahal, pemahaman pola soal dan manajemen waktu menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan.

Melalui program ini, Pemprov Kalteng menghadirkan solusi alternatif berupa try out gratis berbasis komputer dengan sistem yang menyerupai UTBK asli. Siswa mengerjakan hingga 160 soal dalam waktu tiga jam, sehingga dapat merasakan pengalaman ujian secara realistis.

Antusiasme siswa terlihat dari berbagai tanggapan positif. Fujianti, siswi kelas XII SMAN 1 Dusun Utara, mengaku kegiatan ini memberinya gambaran nyata tentang UTBK. “Saya jadi lebih percaya diri dan semangat belajar,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Keysa Fadila Nasiti dari SMAN 1 Timpah. Ia menilai soal yang diberikan cukup menantang dan membantu memahami pola UTBK. “Aplikasinya juga mudah digunakan, tidak ada kendala,” katanya.

Sementara itu, Cindy Antika Putri dari SMAN 1 Kota Besi menuturkan pelaksanaan try out berjalan lancar dan sangat mirip dengan ujian sebenarnya. Pengalaman tersebut dinilai penting untuk melatih strategi dalam mengerjakan soal.

Menurut Gugun Albertus, try out ini juga berfungsi sebagai alat ukur kemampuan diri. Ia mengaku menjadi lebih sadar akan pentingnya persiapan matang dalam menghadapi UTBK.

Apresiasi juga datang dari Helvi Septian Saputra, siswa SMAN 2 Kahayan Tengah, yang merasa program ini sangat membantu meningkatkan kesiapan. Dukungan terhadap program ini turut disampaikan Salma Olivia yang mengucapkan terima kasih kepada jajaran pemerintah daerah atas inisiatif tersebut.

Peserta lainnya, Mandala Jossi dari SMAN 1 Sanaman Mantikei, menilai try out ini mampu memberikan evaluasi yang objektif terhadap kemampuan siswa. Sementara Franugia Fersaly Inggie berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan agar semakin banyak siswa di pedalaman mendapatkan kesempatan yang sama.

Program ini menjadi langkah strategis Pemprov Kalimantan Tengah dalam memperkecil kesenjangan akses pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedalaman. Dengan adanya try out UTBK gratis, siswa kini memiliki peluang yang lebih setara untuk bersaing masuk perguruan tinggi tanpa terkendala biaya maupun keterbatasan akses. (*)


(dho/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama