Bulog Kotim Pastikan Stok Aman untuk Penyaluran Bantuan KHBS

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Kotim, Muhammad Azwar Fuad

SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Perum Bulog Kantor Cabang Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan kesiapan stok bahan pokok untuk mendukung pelaksanaan program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Program bantuan pangan tersebut direncanakan segera disalurkan kepada ribuan keluarga penerima manfaat di wilayah Kotim dan Seruyan.

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Kotim, Muhammad Azwar Fuad, mengatakan Bulog telah menyiapkan seluruh kebutuhan komoditas pangan beserta sistem distribusinya hingga ke tingkat desa.

“Bulog siap mendukung penuh program pemerintah provinsi. Kami menyiapkan komoditas pangan sekaligus mendistribusikannya sampai ke titik penyaluran di desa,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Di Kabupaten Kotawaringin Timur, jumlah penerima bantuan diperkirakan mencapai lebih dari 17 ribu keluarga penerima manfaat (KPM). Masing-masing keluarga akan menerima bantuan berupa lima kilogram beras premium, dua liter minyak goreng premium, dan satu kilogram gula pasir premium.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Bulog menyiapkan sekitar 85 ton beras premium, puluhan ribu liter minyak goreng, serta stok gula pasir yang saat ini telah tersedia di gudang penyimpanan.

Fuad menegaskan, pihaknya siap melakukan penyaluran kapan saja setelah peluncuran resmi program dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

“Kalau diminta disalurkan dalam waktu dekat, termasuk bulan Mei ini, kami siap. Saat ini tinggal menunggu peluncuran dari gubernur,” katanya.

Selain di Kotim, Bulog juga akan menangani distribusi bantuan KHBS di Kabupaten Seruyan dengan jumlah penerima sekitar 7.500 KPM. Secara keseluruhan, kebutuhan beras untuk dua daerah tersebut mencapai sekitar 123 ton.

Meski program bantuan pangan akan segera berjalan, Bulog memastikan stok cadangan beras pemerintah tetap dalam kondisi aman. Saat ini persediaan beras di gudang Bulog Kotim mencapai sekitar 7.300 ton dan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.

Program KHBS menyasar masyarakat kategori desil 1 hingga desil 10 yang belum menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Namun, masyarakat penerima bantuan pangan presiden non-PKH masih berpeluang menerima bantuan KHBS.

“Ada kemungkinan masyarakat menerima dua bantuan sekaligus, yaitu bantuan KHBS dan bantuan pangan presiden,” jelas Fuad.

Dalam mekanisme penyalurannya nanti, Bulog akan mengirim bantuan hingga titik distribusi di desa. Selanjutnya, pembagian kepada masing-masing penerima manfaat akan dilakukan oleh pemerintah desa setempat.(*)


(sal/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama