Dramatis! Tim Sepak Sawut Murung Raya Pertahankan Gelar Juara di FBIM Kalteng 2026

Bupati Murung Raya, Heriyus, yang hadir langsung menyaksikan pertandingan memberikan apresiasi kepada tim Sepak Sawut Murung Raya, yang keluar sebagai Juara I  cabang permainan tradisional Sepak Sawut, di halaman Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah, Rabu malam (20/5/2026). (Dok. Diskominfo SP Mura)


SATUHABAR.COM, KALTENG - PALANGKA RAYA - Kontingen Kabupaten Murung Raya kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Festival Budaya Isen Mulang 2026 setelah sukses mempertahankan gelar juara cabang permainan tradisional Sepak Sawut.

Tim Sepak Sawut Murung Raya keluar sebagai Juara I usai menundukkan Kabupaten Barito Utara melalui pertandingan sengit yang berakhir lewat adu penalti dengan skor 2-1 di halaman Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah, Rabu malam (20/5/2026).

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil agresif dan saling menyerang demi memperebutkan gelar juara dalam permainan tradisional khas masyarakat Dayak tersebut.

Atmosfer pertandingan semakin memanas ketika laga harus ditentukan melalui babak adu penalti. Sorak sorai penonton pecah setelah tim Murung Raya memastikan kemenangan sekaligus mempertahankan status sebagai juara bertahan di cabang Sepak Sawut FBIM.

Keberhasilan tersebut menjadi catatan positif bagi kontingen Murung Raya karena pada penyelenggaraan FBIM sebelumnya mereka juga berhasil meraih gelar serupa.

Bupati Murung Raya, Heriyus yang hadir langsung menyaksikan pertandingan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, dewan juri hingga para atlet dari masing-masing daerah.

Menurut Heriyus, ajang permainan tradisional seperti Sepak Sawut bukan hanya soal meraih kemenangan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menjaga persaudaraan antar daerah di Kalimantan Tengah.

“Kemenangan tentu membanggakan, tetapi yang paling penting adalah semangat kebersamaan, sportivitas dan persahabatan yang terjalin selama pertandingan,” ujarnya.

Ia juga mengaku bangga karena seluruh peserta mampu menjaga sikap sportif sepanjang pertandingan berlangsung.

Permainan Sepak Sawut sendiri merupakan salah satu olahraga tradisional khas Dayak yang rutin dipertandingkan dalam Festival Budaya Isen Mulang sebagai upaya melestarikan budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Melalui kemenangan tersebut, Murung Raya kembali menegaskan kekuatannya di cabang olahraga tradisional sekaligus memperlihatkan komitmen daerah dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya Kalimantan Tengah. (*)


(nash/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama