Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalsel Bedah Rumah Warga Kurang Layak di Banjarbaru

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan saat meletakkan baru pertama program bedah rumah di Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Selasa (19/5/2026). (Dok. wartabanjar.com/istimewa)



SATUHABAR.COM, KALSEL - BANJARBARU – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan melalui program sosial menyambut Hari Bhayangkara ke-80 mulai merealisasikan bantuan bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kota Banjarbaru. Kegiatan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan rumah di Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Selasa (19/5/2026).

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, mengatakan program bedah rumah menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam membantu masyarakat yang membutuhkan hunian layak.

Menurutnya, terdapat dua rumah warga di kawasan Cempaka yang masuk dalam tahap pembangunan pada kegiatan kali ini. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak memenuhi standar kelayakan tempat tinggal dan membutuhkan perbaikan segera.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak dan minim fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan sosial serupa tidak hanya dilakukan di Banjarbaru, tetapi juga menyasar sejumlah daerah lain di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan. Sebelumnya, jajaran kepolisian juga telah melaksanakan program bedah rumah di Kabupaten Banjar.

Polda Kalsel menargetkan seluruh pengerjaan rumah penerima bantuan dapat rampung sebelum peringatan Hari Bhayangkara pada 1 Juli 2026 mendatang.

Selain membantu memperbaiki tempat tinggal warga, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama dari sisi kesehatan lingkungan dan kenyamanan hunian.

Salah satu penerima bantuan, H. Ali, mengaku bersyukur rumah yang telah ditempatinya selama puluhan tahun akhirnya mendapat perhatian untuk diperbaiki.

Ia menuturkan kondisi rumah sebelumnya cukup memprihatinkan, termasuk fasilitas sanitasi yang sangat terbatas.

“Alhamdulillah sangat terbantu, semoga rumah ini nantinya lebih nyaman dan layak untuk ditempati bersama keluarga,” katanya.

Program bedah rumah tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar karena dinilai menjadi wujud nyata kepedulian sosial kepolisian kepada warga kurang mampu di Kalsel. (*)


(yus/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama