Hari Lahir Pancasila, DPRD Kotim Dorong Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah, mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026). 


SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Peringatan Hari Lahir Pancasila dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di tengah tantangan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang semakin pesat.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Riskon Fabiansyah, mengatakan Pancasila harus tetap menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, terutama bagi generasi muda yang akan menjadi penerus kepemimpinan bangsa.

“Hari Lahir Pancasila ini menjadi momentum untuk kembali menguatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila. Tadi juga disampaikan oleh inspektur upacara bahwa Pancasila merupakan pemersatu bangsa,” kata Riskon usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, tantangan dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila saat ini semakin besar seiring perkembangan teknologi informasi dan arus globalisasi yang memengaruhi pola pikir maupun perilaku generasi muda.

Ia menilai dunia pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik melalui penguatan pendidikan moral, kebangsaan, dan nilai-nilai Pancasila.

“Kita mendorong pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan agar memberikan ruang yang lebih besar kepada satuan pendidikan untuk membekali peserta didik dalam memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.

Riskon menilai kemajuan teknologi harus diimbangi dengan penguatan karakter agar tidak memberikan dampak negatif bagi generasi muda.

“Kalau tidak dibekali dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, perkembangan teknologi bisa menjadi bumerang bagi generasi kita. Padahal mereka inilah yang sedang dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan,” katanya.

Ia berharap momentum Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.

“Harapannya nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu membentuk generasi yang berkarakter dan berakhlak baik,” pungkasnya.(*)


(sal/satuhabar)
Lebih baru Lebih lama