ABK Tug Boat Kapuas Bahari V Diduga Terjatuh di Muara Ujung Pandaran, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Petugas Satpolairud Polres Kotim bersama pihak terkait melakukan koordinasi dan pencarian terhadap ABK Tug Boat Kapuas Bahari V yang diduga terjatuh di perairan Muara Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit.


SATUHABAR.COM, KALTENG – Sampit – Seorang anak buah kapal (ABK) Tug Boat Kapuas Bahari V berinisial DD (38) dilaporkan diduga terjatuh ke laut di perairan Muara Ujung Pandaran, Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Hingga Jumat (3/7/2026), korban masih dalam pencarian.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasat Polairud AKP Roni Paslah menjelaskan, sebelum kejadian kapal Tug Boat Kapuas Bahari V sedang menarik Tongkang Aulia Kurnia VII dari Pelabuhan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat menuju Jetty IBB Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Setibanya di Muara Teluk Sampit, nahkoda memutuskan untuk melego jangkar karena kondisi cuaca buruk. Setelah kondisi dinilai memungkinkan, sekitar pukul 03.50 WIB nahkoda memerintahkan awak kapal untuk mengangkat jangkar dan melanjutkan perjalanan.

Saat proses pengangkatan jangkar berlangsung, terdapat dua ABK yang bertugas di tongkang, yakni korban DD dan rekannya berinisial HR. Korban bertugas mengarahkan jangkar dari luar, sedangkan HR mengoperasikan mesin jangkar.

“Sekitar pukul 04.00 WIB, saksi HR melihat dari jendela ruang operator mesin jangkar bahwa korban terjatuh dari atas. Korban sempat berpegangan pada tali towing, namun kemudian kembali terjatuh ke laut,” ujar AKP Roni Paslah, Jumat (3/7/2026).

Melihat kejadian tersebut, ABK lain yang berada di sekitar tongkang segera melemparkan pelampung (lifebuoy) ke arah korban. Namun upaya penyelamatan tidak berhasil karena korban diduga terhisap ke bawah tongkang.

Setelah kejadian, seluruh ABK bersama sejumlah nelayan setempat melakukan penyisiran di sekitar Tug Boat Kapuas Bahari V dan Tongkang Aulia Kurnia VII hingga sekitar pukul 05.30 WIB. Namun korban belum berhasil ditemukan.

Kasat Polairud menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melaksanakan pencarian lanjutan dan meminta bantuan Tim SAR guna menemukan korban secepatnya.

Polres Kotim mengimbau seluruh awak kapal agar selalu mengutamakan keselamatan kerja, terutama saat beraktivitas di tengah cuaca yang kurang bersahabat demi meminimalkan risiko kecelakaan di perairan.(*)


(sal/satuhabar)
Lebih baru Lebih lama