SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), M. Ramadhana Rahman, menegaskan bahwa pencegahan harus menjadi fokus utama dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.
Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri Apel Siaga, Gelar Peralatan, dan Gladi Kesiapsiagaan Bencana Karhutla serta Kekeringan di halaman parkir Stadion 29 Nopember Sampit, Rabu (15/7/2026).
Menurut Ramadhana, apel siaga dan gladi kesiapsiagaan menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, dunia usaha hingga masyarakat memiliki kesiapan yang sama dalam menghadapi potensi karhutla dan kekeringan.
Ia mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan karhutla di Kotawaringin Timur.
Meski demikian, Ramadhana mengingatkan bahwa kesiapsiagaan harus diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan, seperti memperkuat deteksi dini, meningkatkan edukasi kepada masyarakat, serta mempercepat penanganan apabila ditemukan titik api.
“Yang paling penting adalah mencegah sebelum bencana terjadi, karena dampaknya sangat besar, baik terhadap kesehatan, lingkungan, maupun perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api.
Menurutnya, keberhasilan menekan angka karhutla tidak hanya bergantung pada pemerintah dan aparat, tetapi juga membutuhkan kesadaran serta partisipasi masyarakat.
“Penanggulangan karhutla adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan sinergi semua pihak, kita berharap risiko kebakaran hutan dan lahan di Kotawaringin Timur dapat ditekan selama musim kemarau,” tutupnya.(*)
(sal/satuhabar)
Tags
Kotawaringin Timur