Reses Dapil I DPRD Murung Raya Serap Aspirasi Infrastruktur hingga Pendidikan

Reses Dapil I DPRD Murung Raya menyerap berbagai aspirasi warga, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pertanian dan perikanan.


SATUHABAR.COM, KALTENG - Murung Raya – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, Imanudin, menyampaikan hasil kegiatan reses yang dilaksanakan selama enam hari, mulai 30 Juni hingga 5 Juli 2026.

Hasil reses tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Murung Raya, Senin (13/7/2026). Kegiatan reses mencakup wilayah Kecamatan Murung dan Kecamatan Tanah Siang Selatan dengan sejumlah aspirasi masyarakat, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga sektor pertanian dan perikanan.

Imanudin mengatakan, reses menjadi kesempatan bagi anggota DPRD untuk menggali secara langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang disampaikan masyarakat di tingkat desa maupun kelurahan.

“Untuk reses Dapil I dilaksanakan selama enam hari kerja, mulai 30 Juni hingga 5 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan menjaring langsung data, informasi, masukan dan saran dari masyarakat di tingkat desa dan kelurahan,” kata Imanudin.

Di Kecamatan Murung, sejumlah aspirasi disampaikan masyarakat. Desa Muara Bumban misalnya, mengusulkan penambahan tenaga kesehatan di Puskesmas serta perbaikan akses jalan yang rusak saat hujan karena turut menghambat pelayanan dan aktivitas guru.

Kemudian Desa Muara Jaan mengusulkan pengadaan transportasi air bagi pelajar menuju Muara Untu serta bus sekolah untuk mendukung akses pendidikan menuju Puruk Cahu.

Sementara Kelurahan Beriwit menyampaikan kebutuhan pelebaran dan perbaikan Jalan Gunung Belah yang menjadi salah satu jalur utama antardesa.

Adapun masyarakat Desa Danau Usung mengusulkan bantuan lanting, alat pertanian serta peningkatan insentif bagi guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).

Aspirasi juga dihimpun dari Kecamatan Tanah Siang Selatan. Desa Olung Muro mengusulkan adanya musyawarah bersama masyarakat dalam penyusunan pokok pikiran serta fasilitasi akses bagi masyarakat yang ingin melamar pekerjaan di perusahaan.

Sedangkan Desa Datah Koto menyampaikan usulan pembangunan lapangan olahraga dan penyelesaian pembangunan mushola yang masih terbengkalai.

Imanudin menegaskan seluruh aspirasi tersebut merupakan kebutuhan yang disampaikan langsung masyarakat di wilayah Dapil I. Karena itu, ia berharap pemerintah daerah dapat menjadikannya sebagai bahan evaluasi sekaligus dasar dalam menentukan arah pembangunan.

“Kami berharap apa yang telah kami laporkan ini dapat dipergunakan secara maksimal oleh pihak eksekutif sebagai bahan evaluasi pelaksanaan pembangunan. Pemerintah daerah harus hadir memberikan solusi,” tegasnya.

Menurutnya, tindak lanjut terhadap hasil reses diperlukan agar aspirasi yang telah dihimpun tidak berhenti pada penyampaian laporan, tetapi dapat diwujudkan melalui program pembangunan yang tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.(*)


(sal/satuhabar)
Lebih baru Lebih lama