SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) melalui Pertemuan Koordinasi dan Kerja Sama Lintas Sektor Tahun 2026 yang digelar di Sampit, Selasa (8/7/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kotim, Warren, yang hadir mewakili Bupati Kotim. Pertemuan diikuti unsur organisasi perangkat daerah, aparat penegak hukum, lembaga layanan, dunia usaha, organisasi masyarakat, serta berbagai mitra yang terlibat dalam perlindungan perempuan dan anak.
Dalam kesempatan itu, Warren menyampaikan bahwa penanganan kekerasan terhadap perempuan maupun TPPO membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Menurutnya, kedua persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi, melainkan memerlukan koordinasi yang berkelanjutan agar pencegahan hingga pemulihan korban dapat berjalan optimal.
“Pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, media hingga dunia usaha,” ujarnya saat membacakan sambutan Bupati Kotim.
Ia mengatakan, pemerintah daerah terus berupaya memperkuat sistem perlindungan terhadap perempuan melalui peningkatan edukasi kepada masyarakat, penguatan layanan pengaduan, pendampingan korban, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga penyempurnaan regulasi dan tata kelola penanganan kasus.
Selain penguatan layanan, Warren juga menekankan pentingnya membangun keberanian masyarakat untuk melaporkan setiap dugaan kekerasan maupun perdagangan orang. Menurutnya, akses informasi yang benar dan perlindungan terhadap pelapor maupun korban menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai kekerasan.
Melalui forum tersebut, peserta juga diharapkan menyusun langkah-langkah konkret dalam memperkuat koordinasi antarinstansi, memperjelas pembagian peran, serta memperluas jejaring layanan hingga tingkat desa dan kelurahan agar penanganan kasus dapat dilakukan lebih cepat dan terpadu.
Pertemuan koordinasi tahun ini mengangkat tema “Sinergi Lintas Sektor dalam Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan Berbasis Gender Online melalui Pendidikan Gender dan Penegakan Hukum.” Pemerintah Kabupaten Kotim berharap hasil pertemuan tersebut mampu memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan serta mencegah terjadinya tindak pidana perdagangan orang di daerah.(*)
(sal/satuhabar)
Tags
Kotawaringin Timur