| Gerakan Pangan Murah dan penyaluran bantuan beras periode Juli–September 2026 digelar Pemkab Kotim untuk menjaga keterjangkauan pangan dan membantu meringankan beban masyarakat. |
SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keterjangkauan harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah sekaligus launching penyaluran bantuan pangan beras periode Juli–September 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kotim, Kapolres Kotim, Dandim 1015 Sampit, Kepala Kejaksaan Negeri Kotim, Pj Sekda Kotim, sejumlah kepala perangkat daerah, Kepala BPS Kotim, Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Kotim, Camat Mentawa Baru Ketapang, serta pimpinan PT Pertamina Patra Niaga.
Bupati Kotim Halikinnor dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, pangan merupakan kebutuhan dasar sekaligus hak masyarakat yang harus dijamin ketersediaan dan keterjangkauannya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus memastikan masyarakat memperoleh pangan dengan harga yang wajar dan terjangkau.
“Kita menyadari bahwa harga pangan sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Ketika harga komoditas pangan meningkat, beban pengeluaran rumah tangga juga ikut meningkat,” ujarnya.
Halikinnor mengatakan Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam mendekatkan akses pangan kepada masyarakat sekaligus membantu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah dan pihak terkait untuk terus memantau perkembangan harga serta ketersediaan pangan di lapangan. Apabila ditemukan gejolak harga maupun gangguan pasokan, langkah antisipasi dan intervensi diharapkan dapat segera dilakukan sesuai kewenangan.
Selain Gerakan Pangan Murah, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan launching penyaluran bantuan pangan beras periode Juli–September 2026. Bantuan tersebut ditujukan kepada keluarga penerima manfaat sebagai bentuk perhatian pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meringankan beban pengeluaran rumah tangga.
Halikinnor meminta proses penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tertib, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kepada para penerima bantuan, saya berpesan agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” katanya.
Sementara kepada seluruh jajaran yang terlibat dalam proses penyaluran, ia meminta agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bupati Halikinnor secara resmi membuka pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau serta kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat dapat terbantu melalui penyaluran bantuan beras periode Juli–September 2026.(*)
(sal/satuhabar)
Tags
Kotawaringin Timur