![]() |
| DPRD Kotim menyampaikan berbagai persoalan daerah kepada anggota DPR RI Muhammad Syauqie, mulai dari infrastruktur hingga dampak karhutla. |
SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Pimpinan DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyampaikan sejumlah persoalan daerah kepada anggota DPR RI asal Kalimantan Tengah, Muhammad Syauqie. Aspirasi tersebut disampaikan saat DPRD Kotim melakukan pertemuan dengan Syauqie pada 2 Agustus 2026.
Ketua DPRD Kotim Rimbun mengatakan, pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi pihaknya untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dan pemerintah daerah kepada wakil rakyat di tingkat pusat.
Menurutnya, Syauqie dinilai memiliki posisi strategis untuk membantu memperjuangkan kepentingan daerah karena merupakan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.
“Kami memang datang menemui beliau karena beliau merupakan wakil rakyat asal Kalimantan Tengah. Kami berharap bisa konsen membantu persoalan yang ada di Kotim. Apalagi beliau juga anggota Banggar DPR RI,” kata Rimbun.
Dalam pertemuan tersebut, DPRD Kotim menyampaikan sejumlah persoalan, mulai dari keterbatasan anggaran daerah, minimnya dana bagi hasil, konflik sosial hingga persoalan yang berkaitan dengan PT Agrinas Palma Nusantara.
Berbagai kebutuhan pembangunan infrastruktur juga turut menjadi pembahasan. Di antaranya pembangunan dan perbaikan jalan, jembatan, sungai hingga pengembangan sektor transportasi udara.
Tidak hanya persoalan pembangunan, DPRD Kotim juga menyampaikan sejumlah masalah yang tengah dirasakan masyarakat, seperti sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM), pemadaman listrik serta bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Rimbun mengatakan, dampak karhutla bahkan telah menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Sejumlah kebun milik warga yang selama ini menjadi sumber penghidupan ikut terdampak kebakaran.
“Kita saat ini juga banyak mendapatkan bencana, salah satunya karhutla. Banyak kebun pribadi masyarakat yang menjadi sumber penghidupan mereka ikut terbakar. Ini tentu menjadi persoalan serius karena menyangkut mata pencaharian masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi sejumlah upaya yang telah dilakukan Syauqie dalam memperjuangkan kepentingan Kotim, termasuk terkait Bandara H Asan, pembangunan infrastruktur, sektor pertanian dan berbagai bidang lainnya.
“Kami jujur mengakui, selama ini sudah banyak perjuangan Pak Syauqie untuk Kotim. Kami berharap perjuangan itu terus dilanjutkan,” katanya.
Rimbun berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti dan diperjuangkan melalui pemerintah pusat maupun DPR RI.
“Apalagi beliau ada di Banggar DPR RI. Besar harapan kami persoalan-persoalan yang kami sampaikan ini bisa diakomodir dan diperjuangkan,” tegasnya.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi salah satu upaya memperkuat koordinasi antara DPRD Kotim dengan pemerintah pusat melalui perwakilan daerah di DPR RI, sehingga berbagai kebutuhan pembangunan dan persoalan masyarakat Kotim dapat memperoleh perhatian lebih lanjut.(*)
(sal/satuhabar)
