Kebakaran Besar Hanguskan Permukiman di Komplek Amanda Km 3,5 Banjarmasin, Api Membesar Dekat HBI

Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Komplek Amanda, Jalan A. Yani Km 3,5 Banjarmasin, tepat di sisi Hotel Banjarmasin Internasional (HBI), Sabtu malam (15/11/2025)

SATUHABAR.COM, KALSEL - Banjarmasin - Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Komplek Amanda, Jalan A. Yani Km 3,5 Banjarmasin, tepat di sisi Hotel Banjarmasin Internasional (HBI), Sabtu malam (15/11/2025). Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.00 Wita dan langsung menimbulkan kepanikan warga.

Video amatir yang beredar cepat di media sosial menunjukkan kobaran api menjulang tinggi dari dalam permukiman. Cahaya merah menyala tampak hingga ke badan jalan, membuat sejumlah pengendara menghentikan kendaraan untuk melihat situasi. Warga di kawasan tersebut terlihat berlarian menjauhi titik api sambil menyelamatkan barang penting.

Tak lama setelah laporan pertama masuk, armada pemadam kebakaran dari berbagai unit di Banjarmasin langsung bergerak menuju lokasi. Relawan pemadam terlihat menggelar selang dan bersiap melakukan penyekatan api agar tidak merembet lebih luas ke bangunan lain di sekitar.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi dari kepolisian maupun dinas terkait mengenai penyebab kebakaran. Informasi mengenai bangunan yang terdampak, jumlah korban, serta estimasi kerugian masih dalam proses pendataan petugas di lapangan.

Arus lalu lintas di sekitar Jalan A. Yani Km 3,5 sempat tersendat akibat banyaknya warga dan pengendara yang berhenti untuk menyaksikan kobaran api dari dekat. Petugas masih melakukan pengamanan dan pembatasan area agar proses pemadaman berjalan lancar.

Kebakaran ini menjadi insiden kesekian yang terjadi di kawasan permukiman padat Kota Banjarmasin dalam beberapa bulan terakhir. Pemerintah daerah diharapkan memperketat upaya mitigasi dan memastikan jalur evakuasi serta akses pemadam tetap aman di lingkungan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. (*)

(yus/satuhabar)




Lebih baru Lebih lama