![]() |
| TKP dugaan perkelahian di Pumpung, Kelurahan Sungai Tiung, Minggu (30/11/2025). (Wartabanjar.com/ikhsan) |
SATUHABAR.COM, KALSEL - Banjarbaru - Suasana kawasan Pumpung, Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mendadak mencekam pada Minggu (30/11/2025) sore setelah warga menemukan seorang pria tergeletak tak bernyawa di depan salah satu rumah warga. Penemuan mayat ini sontak mengundang perhatian banyak orang, membuat warga sekitar berbondong-bondong menuju lokasi kejadian.
Jenazah yang diketahui berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan dalam kondisi terpulas dan ditutupi daun pisang oleh warga sekitar sebelum petugas tiba. Informasi sementara yang beredar di masyarakat menyebutkan bahwa korban diduga terlibat perkelahian sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia.
“Katanya warga Ujung Murung,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
RT Setempat Sebut Lingkungan Sebelumnya Kondusif
Ketua RT 24 Kelurahan Sungai Tiung, Muhammad Syairoji, angkat bicara terkait peristiwa memilukan ini. Ia mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat laporan dari warga.
“Saya sedang tidak berada di lokasi saat kejadian. Begitu mendapat kabar, saya langsung menghubungi Bhabinkamtibmas dan Babinsa,” kata Syairoji.
Ia menuturkan, sebelum kejadian, lingkungan tersebut dalam kondisi normal dan tidak terlihat ada tanda-tanda keributan.
“Tidak ada aktivitas mencurigakan sebelumnya, suasananya sepi-sepi saja,” ungkapnya.
Menurut Syairoji, korban bernama panggilan “Umai”, berusia sekitar 40 tahun, warga RT 09 Ujung Murung, dan sehari-hari bekerja sebagai pendulang di wilayah Cempaka.
Polisi Amankan TKP dan Barang Bukti
Petugas Polres Banjarbaru bersama Tim Inafis langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah barang milik korban dan dugaan barang bukti lainnya telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSD Idaman Banjarbaru untuk pemeriksaan lebih mendalam, termasuk memastikan penyebab pasti kematian.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum memberikan keterangan resmi terkait adanya dugaan penganiayaan atau perkelahian yang mengakibatkan korban tewas. (*)
(yus/satuhabar)
