![]() |
SATUHABAR.COM, JAKARTA – Upaya pembangunan infrastruktur yang digenjot Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali mendapat pengakuan nasional. Pada ajang Sutami Awards 2025, Kalteng dinobatkan sebagai Provinsi dengan Penyelenggaraan Jalan Terbaik oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Penghargaan tersebut diterima oleh Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, mewakili Gubernur Agustiar Sabran dalam acara penganugerahan di Auditorium Kementerian PU, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (1/12/2025).
Sutami Awards menjadi salah satu parameter prestisius dalam penilaian kualitas infrastruktur nasional. Penilaian dilakukan secara komprehensif, mulai dari perencanaan, penggunaan anggaran, kualitas konstruksi, efektivitas pemeliharaan, inovasi teknologi, hingga pengelolaan aset jalan.
Transformasi Infrastruktur yang Mulai Berbuah
Kalteng berhasil menempati posisi teratas berkat berbagai terobosan strategis dalam dua tahun terakhir. Pemerintah provinsi mendorong penggunaan standar konstruksi yang lebih ketat, mempercepat rehabilitasi jalan prioritas, serta memaksimalkan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota.
Menurut Leonard, penghargaan ini menjadi bukti bahwa percepatan pembangunan yang dicanangkan Gubernur Agustiar Sabran menuai hasil konkret.
“Penghargaan ini bukan semata-mata apresiasi, tetapi refleksi atas kerja keras jajaran Pemprov Kalteng dalam memastikan konektivitas antardaerah berjalan optimal. Infrastruktur jalan adalah urat nadi perekonomian, logistik, dan pemerataan pembangunan,” ujarnya.
87 Persen Jalan Provinsi Sudah Mantap
Data Pemprov Kalteng menunjukkan tingkat kemantapan jalan provinsi mencapai 87%, sementara panjang seluruh jaringan jalan yang terbentang di wilayah Kalteng mencapai 17.931 kilometer.
Rinciannya:
- 82,30% jalan nasional dalam kondisi mantap dari total 2.094 km
- 87,33% jalan provinsi dalam kondisi mantap dari total 1.275 km
- 38,44% jalan kabupaten/kota dalam kondisi mantap dari total 14.565 km
Meski demikian, Pemprov Kalteng terus mendorong percepatan peningkatan jalan kabupaten/kota yang masih berada di bawah standar nasional.
Efek Domino bagi Ekonomi dan Logistik
Gubernur Agustiar Sabran berulang kali menegaskan bahwa peningkatan jalan bukan hanya pekerjaan fisik, tetapi investasi jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi. Infrastruktur yang baik membuka akses wilayah terisolasi, menekan biaya logistik, serta memperlancar distribusi pangan dan komoditas unggulan.
“Fokus kami adalah menghadirkan infrastruktur yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat. Mobilitas yang lancar menjadi fondasi pemerataan pembangunan hingga ke pelosok,” tegas Leonard mewakili Gubernur.
Sinyal Kuat untuk Pemerataan Pembangunan
Raihan Sutami Awards 2025 menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi Kalteng. Penghargaan ini tidak hanya mengukuhkan komitmen pemerintah daerah, tetapi juga mengirimkan pesan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah tengah Kalimantan berada di jalur yang tepat.
Ke depan, Pemprov Kalteng memastikan pembangunan jalan akan terus diprioritaskan, terutama di kawasan hinterland, jalur logistik utama, dan wilayah strategis yang mendukung percepatan ekonomi daerah.
Dengan torehan ini, Kalimantan Tengah semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu provinsi yang paling progresif dalam transformasi infrastruktur di Indonesia. (*)
(dho/satuhabar)
