DPRD Murung Raya Ajak Generasi Muda Garap Pertanian Modern

Ketua DPRD Murung Raya, Rumiadi


SATUHABAR.COM, KALTENG - PURUK CAHU - DPRD Kabupaten Murung Raya menilai keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian dan perikanan menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru di daerah.

Ketua DPRD Murung Raya, Rumiadi, mengatakan saat ini sektor pertanian dan perikanan tidak lagi dapat dipandang sebagai pekerjaan konvensional semata. Menurutnya, perkembangan teknologi dan inovasi telah membuka peluang besar bagi anak muda untuk membangun usaha yang produktif dan berdaya saing.

“Anak muda memiliki kreativitas, kemampuan beradaptasi dengan teknologi, dan semangat berinovasi. Potensi itu sangat dibutuhkan untuk memajukan sektor pertanian dan perikanan di Murung Raya,” kata Rumiadi, Senin (12/1/2026).

Ia menjelaskan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh sektor pertambangan atau industri, tetapi juga oleh kemampuan daerah menjaga ketersediaan pangan secara berkelanjutan. Karena itu, regenerasi petani dan pelaku usaha perikanan menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

Menurut Rumiadi, banyak peluang usaha yang dapat dikembangkan generasi muda, mulai dari budidaya tanaman pangan, hortikultura, perikanan air tawar, hingga pengolahan hasil panen yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

“Jika dikelola secara profesional, sektor ini mampu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Bahkan dapat menjadi sumber ekonomi yang berkelanjutan bagi daerah,” ujarnya.

Selain mendorong minat generasi muda, DPRD juga menilai pentingnya transfer pengetahuan dari petani dan pembudidaya yang telah berpengalaman kepada generasi penerus. Kolaborasi tersebut diyakini mampu mempercepat lahirnya pelaku usaha muda yang tangguh dan siap menghadapi tantangan sektor pangan modern.

Rumiadi menegaskan, dukungan terhadap petani muda harus diiringi dengan peningkatan akses terhadap pelatihan, teknologi, permodalan, serta pendampingan usaha agar mereka mampu berkembang dan bersaing.

“Petani muda harus diberikan ruang untuk tumbuh. Dengan dukungan yang tepat, mereka bisa menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi berbasis pangan di Murung Raya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa peningkatan kesejahteraan petani tidak cukup hanya mengandalkan hasil produksi. Pengembangan industri pengolahan hasil pertanian dan perikanan serta penguatan jaringan pemasaran juga perlu menjadi perhatian bersama.

Menurutnya, produk lokal yang diolah dengan baik akan memiliki nilai jual lebih tinggi sehingga mampu meningkatkan pendapatan pelaku usaha sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

“Ke depan, yang dibutuhkan bukan hanya petani yang mampu menghasilkan produk, tetapi juga generasi muda yang mampu mengolah, mengemas, dan memasarkan hasil pertanian secara modern,” pungkasnya.

DPRD Murung Raya berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik menekuni sektor pertanian dan perikanan sebagai profesi masa depan, sehingga ketahanan pangan daerah dapat terjaga dan pembangunan ekonomi masyarakat semakin berkembang. (*)


(nash/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama