Sampit Cat Show II Tunjukkan Geliat Komunitas Pecinta Kucing di Kalimantan Tengah

Suasana Sampit Cat Show II yang digelar komunitas Sampit Cat Lovers, menampilkan puluhan kucing dari berbagai ras yang dinilai oleh juri nasional dan internasional di Sampit, Sabtu (10/1/2026).


SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Minat masyarakat Kalimantan Tengah terhadap dunia kucing hias terus menunjukkan perkembangan positif. Hal itu tercermin dari kembali digelarnya Sampit Cat Show untuk kedua kalinya oleh komunitas Sampit Cat Lovers, yang berlangsung meriah dengan jumlah peserta lebih banyak dibandingkan penyelenggaraan perdana tahun lalu.

Ajang ini menjadi kelanjutan dari Mentaya Cat Show yang sebelumnya sukses menyedot perhatian para pecinta kucing dari berbagai daerah. Tingginya respons dan permintaan dari komunitas menjadi alasan utama panitia kembali menggelar kegiatan serupa di Kota Sampit.

Ketua Panitia Sampit Cat Show, Faisal Hasbi, menyampaikan bahwa event kedua ini lahir dari dorongan kuat para peserta yang ingin kembali berpartisipasi dalam ajang penilaian kucing berskala terbuka di Kalimantan Tengah.

“Event ini kami selenggarakan lagi karena antusiasme peserta pada penyelenggaraan sebelumnya sangat tinggi. Banyak yang berharap Sampit Cat Show bisa menjadi agenda berkelanjutan, dan alhamdulillah tahun ini kembali terwujud,” ujarnya, Sabtu (10/1/2026).

Faisal mengungkapkan, jumlah kucing yang ikut dilombakan tahun ini meningkat signifikan. Tidak kurang dari 70 ekor kucing berbagai ras dan kategori ambil bagian, dengan peserta yang datang tidak hanya dari Sampit, tetapi juga daerah lain di sekitarnya.

“Peningkatan jumlah peserta ini menunjukkan bahwa minat dan keseriusan pecinta kucing di Kalteng semakin besar,” katanya.

Untuk kategori perlombaan, panitia masih mempertahankan format yang sama seperti sebelumnya. Penilaian dibagi dalam beberapa kelompok, mulai dari kategori ras murni hingga kucing rumahan.

“Ada kategori other breed seperti Maine Coon, Bengal, BSA, dan Persia, lalu Persia atau Exotic, House Hold Pet, serta Domestic Cat,” jelas Faisal.

Keistimewaan Sampit Cat Show tahun ini, lanjut Faisal, adalah kehadiran juri internasional yang baru pertama kali menilai ajang cat show di Sampit. Hal tersebut tidak lepas dari dukungan sponsor serta solidnya komunitas pecinta kucing.

“Kami bersyukur bisa menghadirkan juri internasional, Ibu Tuti Djayasupendi, bersama dua juri lainnya F. Rahmlie dan Yulis Misbah. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” ujarnya.

Menurut Faisal, kehadiran juri berpengalaman diharapkan mampu memperkenalkan potensi kucing-kucing lokal ke level yang lebih luas, sekaligus meningkatkan kualitas pemeliharaan dan pembiakan kucing di Kalimantan Tengah.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kucing-kucing dari Sampit dan Kalteng punya kualitas dan tidak kalah dengan daerah lain,” tegasnya.

Sementara itu, juri internasional Tuti Djayasupendi mengaku terkesan dengan pelaksanaan Sampit Cat Show. Ia menilai antusiasme peserta dan pemilik kucing di Sampit sangat baik.

“Ini pengalaman pertama saya datang ke Sampit. Untuk event yang baru kedua kali digelar, pelaksanaannya bagus dan semangat pesertanya luar biasa. Saya berharap ke depannya bisa berkembang lebih besar lagi,” ungkapnya.

Tuti menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan sesuai standar masing-masing kategori, baik untuk kucing ras bersertifikat maupun kucing non-ras.

“Setiap kategori memiliki kriteria penilaian sendiri. Semua dinilai secara objektif sesuai standar yang berlaku,” jelasnya.

Juri lainnya, F. Rahmlie, menambahkan bahwa kegiatan seperti cat show juga memberi dampak positif bagi pemilik kucing, tidak hanya dari sisi kompetisi, tetapi juga secara emosional.

“Memelihara kucing itu memberi kebahagiaan bagi pemiliknya. Event seperti ini menjadi wadah positif untuk menyalurkan hobi,” katanya.

Senada dengan itu, Yulis Misbah menilai kucing-kucing dari Sampit memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

“Dari yang saya lihat, kualitas kucing di sini bagus. Kalau ikut ke ajang nasional, peluangnya cukup besar,” ujarnya.

Yulis juga menyoroti bertambahnya ragam ras kucing yang dilombakan, sebagai tanda berkembangnya dunia cat show di daerah.

“Jenisnya makin beragam, ini menunjukkan minat dan pengetahuan komunitas semakin meningkat. Harapannya ke depan makin banyak kucing bersertifikat dan kualitasnya terus naik,” pungkasnya. (*)


(sal/satuhabar)
Lebih baru Lebih lama