Kotim Kekurangan Ribuan ASN, Hampir 500 Pegawai Pensiun dalam Dua Tahun

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotim, Kamaruddin Makalepu.

SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih menghadapi kekurangan aparatur sipil negara (ASN) dalam jumlah signifikan. Dari kebutuhan ideal sekitar 13 ribu ASN, saat ini baru tersedia sekitar 9 ribu lebih.

Kondisi tersebut semakin diperparah dengan tingginya angka ASN yang memasuki masa pensiun dalam dua tahun terakhir. Tercatat, hampir 500 ASN di Kotim telah pensiun dalam kurun waktu tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotim, Kamaruddin Makalepu, menyebutkan bahwa setiap tahun ratusan ASN pensiun.“Dalam dua tahun terakhir, yang pensiun hampir 500 orang. Tahun ini sekitar 250-an, dan tahun kemarin juga 250 lebih,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Menurutnya, tingginya angka pensiun tersebut menjadi salah satu faktor utama bertambahnya kebutuhan ASN di daerah. Posisi yang ditinggalkan para pegawai harus tetap diisi guna menjaga pelayanan publik tetap berjalan optimal.

“Setiap tahun ada ASN yang pensiun, sehingga kebutuhan pegawai terus bertambah,” jelasnya.

Namun demikian, pemerintah daerah tidak dapat serta-merta memenuhi seluruh kekurangan ASN yang ada. Hal ini disebabkan adanya keterbatasan kemampuan keuangan daerah serta aturan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Daerah dipersilakan mengajukan formasi, tapi tetap harus melihat kemampuan keuangan. Jadi kita akan fokus pada kebutuhan prioritas,” tegasnya.

Adapun prioritas utama pemenuhan ASN difokuskan pada sektor pelayanan dasar, yakni tenaga kesehatan dan tenaga pendidikan.

“Kita prioritaskan tenaga kesehatan dan guru, karena itu pelayanan dasar yang wajib,” pungkasnya.(*)


(sal/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama