Kehadiran TNI Perkuat Stabilitas Keamanan dan Dukung Percepatan Pembangunan Daerah

Wakil Ketua II DPRD Murung Raya, Likon


SATUHABAR.COM, KALTENG - PURUK CAHU – Kunjungan kerja Komandan Brigade Infanteri TP 86/Mandau, Kolonel Inf Langgeng Pujut Santoso, ke Kabupaten Murung Raya mendapat apresiasi dari kalangan legislatif. DPRD Murung Raya menilai kehadiran jajaran TNI di wilayah tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat stabilitas keamanan sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan daerah.

Wakil Ketua II DPRD Murung Raya, Likon, mengatakan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan modal utama dalam menjaga kondusivitas wilayah yang menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan masyarakat.

Menurutnya, kunjungan pimpinan Brigif TP 86/Mandau menunjukkan komitmen TNI untuk terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan maupun keamanan di daerah.

“Kami menyambut baik kunjungan kerja Danbrigif TP 86/Mandau ke Murung Raya. Ini menunjukkan adanya perhatian dan komitmen yang kuat dari TNI untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah,” kata Likon, Senin (12/1/2026).

Ia menilai keberadaan satuan TNI di Murung Raya memiliki peran strategis, tidak hanya dalam aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga dalam mendukung berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

Menurut Likon, wilayah Murung Raya yang memiliki cakupan geografis luas membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk TNI, agar berbagai program pembangunan dapat berjalan aman, lancar, dan berkelanjutan.

"Keamanan merupakan faktor penting dalam mendukung investasi, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI harus terus diperkuat," ujarnya.

Politisi DPRD Murung Raya tersebut juga berharap rencana penguatan satuan TNI di daerah, termasuk pengembangan Yonif TP 883/Tamanggung Awan, dapat memberikan dampak positif terhadap stabilitas keamanan dan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, ia mengapresiasi penyambutan yang dilakukan dengan kearifan lokal Dayak sebagai bentuk penghormatan kepada tamu sekaligus upaya melestarikan budaya daerah.

"Budaya lokal menjadi identitas yang harus terus kita jaga. Penyambutan secara adat Dayak mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, penghormatan, dan persaudaraan yang selama ini hidup di tengah masyarakat Murung Raya," tuturnya.

Likon menambahkan, DPRD Murung Raya mendukung setiap langkah yang bertujuan memperkuat kerja sama lintas sektor dalam membangun daerah. Menurutnya, hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan institusi keamanan akan berdampak positif terhadap terciptanya iklim pembangunan yang kondusif.

Ia berharap kunjungan kerja tersebut menjadi momentum untuk mempererat koordinasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan, termasuk mendukung pembangunan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami optimistis dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat, Murung Raya akan semakin aman, maju, dan mampu mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan," pungkasnya.

Kunjungan kerja Danbrigif TP 86/Mandau di Murung Raya dinilai menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara institusi pertahanan dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Murung Raya. (*)


(faidh/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama