Tinjau Alun-Alun Jorih Jerah, Bupati Mura Pastikan Kesiapan Lokasi MTQ KORPRI VIII Kalteng

Bupati Mura Heriyus dan Wabup Rahmanto Muhidin tinjau Alun-Alun Jorih Jerah untuk pastikan kesiapan sarana MTQ KORPRI VIII Kalteng 2026, Rabu (17/6/2026). (Diskominfo SP Mura)


SATUHABAR.COM, KALTENG - PURUK CAHU - Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus mematangkan berbagai persiapan jelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Bupati Murung Raya Heriyus bersama Wakil Bupati Rahmanto Muhidin turun langsung meninjau Alun-Alun Jorih Jerah, Puruk Cahu, yang diproyeksikan menjadi panggung utama ajang bergengsi tersebut, Rabu (17/6/2026).

Pengecekan lapangan ini ditujukan untuk memverifikasi kesiapan fisik lokasi beserta sarana penunjang sebelum event tingkat provinsi itu resmi digelar pada 23 hingga 28 Juni 2026 mendatang.

Dalam inspeksi tersebut, pimpinan daerah menyisir sejumlah titik vital, mulai dari konstruksi panggung utama, alur penataan akses keluar-masuk kontingen dan undangan, hingga ketersediaan fasilitas pendukung di seputar arena.

Bupati Murung Raya, Heriyus, menegaskan bahwa predikat sebagai tuan rumah menuntut kesiapan prima agar seluruh rangkaian kegiatan dapat menyuguhkan pelayanan maksimal bagi para kafilah dari 13 kabupaten dan satu kota se-Kalimantan Tengah.

“MTQ KORPRI ini merupakan agenda besar tingkat provinsi yang menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Murung Raya. Oleh karena itu, seluruh persiapan harus benar-benar dimaksimalkan, baik dari sisi teknis, fasilitas, maupun kenyamanan peserta,” tegas Heriyus saat memberikan arahan di lokasi peninjauan.

Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Bupati Rahmanto Muhidin menekankan krusialnya sinergi lintas instansi untuk mengejar target penyelesaian infrastruktur acara sesuai tenggat waktu yang ditentukan.

Selain menjadi sarana penyiaran syiar Islam dan arena kompetisi seni baca Al-Qur'an antar-ASN, helatan MTQ KORPRI VIII ini diproyeksikan menjadi ajang penguat silaturahmi birokrasi se-Kalteng sekaligus sarana promosi keunggulan daerah. (*)


(nash/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama