SATUHABAR.COM, KALTENG - PURUK CAHU - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, kembali turun menyapa masyarakat di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) II melalui agenda reses Masa Persidangan II Tahun 2026. Kali ini, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyambangi Desa Dirung Pundu dan Desa Dirung Pinang, Kecamatan Laung Tuhup, Kamis (2/7/2026).
Pertemuan yang melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga warga setempat itu berlangsung dalam suasana dialogis. Dari forum tersebut terungkap, kebutuhan dasar berupa akses air bersih dan jaringan listrik masih menjadi keluhan yang paling banyak disuarakan warga di kedua desa.
"Berdasarkan hasil pertemuan dalam reses tadi, kebutuhan sarana air bersih dan pemenuhan jaringan listrik masih menjadi usulan paling krusial yang disampaikan warga di kedua desa," ungkap Dina.
Tak hanya persoalan kebutuhan dasar, warga turut menyampaikan sejumlah usulan pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu mendongkrak kualitas pelayanan pemerintahan desa sekaligus mendukung ruang aktivitas kepemudaan setempat.
"Warga juga mengusulkan rehabilitasi Kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta pengecoran lapangan voli sebagai sarana olahraga bagi generasi muda, sehingga dapat menunjang kegiatan positif sekaligus menjadi wadah pembinaan bakat olahraga di desa," imbuhnya.
Menyikapi rangkaian aspirasi yang terkumpul, Dina memastikan seluruh usulan tersebut tidak akan berhenti sekadar catatan, melainkan akan dirangkum menjadi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Murung Raya untuk selanjutnya dibawa dalam pembahasan bersama Pemerintah Kabupaten Murung Raya.
"Semua usulan, baik fisik maupun nonfisik, sudah kami tampung. Kami di DPRD Murung Raya, khususnya dari Dapil II, akan mengawal dan memperjuangkan program-program prioritas, terutama penyediaan air bersih dan jaringan listrik, agar dapat diakomodasi pada tahun anggaran mendatang," tegasnya.
Kunjungan Dina Maulidah ke Desa Dirung Pundu dan Dirung Pinang mendapat sambutan positif dari warga. Antusiasme tinggi terlihat dari keaktifan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda dalam menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan mereka demi mempercepat pembangunan di wilayah tersebut. (*)
(nash/satuhabar)
